Presiden Perancis: Presiden Belarusia Harus Mundur dari Jabatannya
Lebih dari 12.000 pengunjuk rasa telah ditangkap sejak pemilihan yang dikecam oposisi sebagai pemilu curang.
Penulis:
Srihandriatmo Malau
Editor:
Hasanudin Aco
Jacques Witt/SIPA/REX
Presiden Prancis, Emmanuel Macron, meneriaki tentara Israel saat berkunjung ke gereja di Yerusalem. "Tetap tenang!" katanya.
"Baik Belarus dan Rusia adalah negara berdaulat yang membangun hubungan mereka tanpa melihat negara lain," tegas Peskov.
Sebelumnya, Presiden Belarus Aleksander Lukashenko mencari dukungan dari Presiden Rusia Vladimir Putin, dalam pertemuan penting setelah selama 5 pekan unjuk rasa besar menuntut agar dia mundur.
Lukashenko saat ini tengah menghadapi krisis paling parah dalam 26 tahun masa kekuasaannya. (Reuters/AFP)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/presiden-prancis-emmanuel-macron.jpg)