Rabu, 15 April 2026

Survei Genron NPO: Sikap Korea Selatan terhadap Jepang Semakin Memburuk

Tahun ini 71,6 persen responden Korea mengatakan bahwa mereka memiliki kesan "buruk" atau "relatif buruk" tentang Jepang.

Editor: Dewi Agustina
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Kepala negara Jepang, PM Yoshihide Suga (kiri) dan Korea Selatan (kanan). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Hampir 90 persen responden Korea Selatan merasa hubungan Jepang-Korea Selatan saat ini semakin buruk.

Genron NPO telah merilis Jajak Pendapat Publik Bersama Jepang-Korea Selatan tahunan, yang dilakukan bersama dengan thinktank independen Korea, East Asia Institute (EAI), pada Kamis, 15 Oktober 2020, di Tokyo.

Survei tersebut telah dilakukan selama 8 tahun sejak The Genron NPO memulai penelitian survei opini publik bersama dengan Korea Selatan pada tahun 2013 ketika hubungan Jepang-Korea sedang dalam kondisi terparah.

"Tujuan dari survei tahunan ini adalah untuk memahami keadaan saling pengertian dan persepsi antara masyarakat Jepang dan Korea Selatan dan untuk memantau perubahan dari waktu ke waktu, untuk berkontribusi mengurangi berbagai kesalahpahaman di antara kedua negara, dan untuk mempromosikan saling pengertian yang lebih besar di antara mereka," ungkap (Yayasan) Genron NPO.

Baca juga: Jepang Ingatkan Indonesia untuk Tidak Mengubah Kesepakatan yang Sudah Ada

Temuan utama yang diperoleh dari survei tersebut sebagai berikut:

1. Sementara kesan Korea Selatan di kalangan orang Jepang sedikit meningkat setiap tahun. Namun kesan orang Korea Selatan terhadap Jepang semakin memburuk secara dramatis.

Tahun ini 71,6 persen responden Korea mengatakan bahwa mereka memiliki kesan "buruk" atau "relatif buruk" tentang Jepang, meningkat sebesar 21,5 persen dari 2019.

2. Hampir 90 persen (88,4 persen) responden Korea Selatan menganggap keadaan hubungan Jepang-Korea Selatan saat ini sebagai "relatif buruk" atau "sangat buruk".

3. Ada perubahan mencolok dalam pemahaman dasar orang Korea Selatan tentang Jepang.

59,9 persen responden Korea Selatan menjawab bahwa mereka memandang Jepang sebagai negara "militeristik", naik lebih dari 10 persen dari tahun 2019.

PM Jepang Yoshihide Suga santai dengan jaket abu-abu, kacamata anti virus dan masker, Selasa (20/10/2020) jam 6 pagi waktu Vietnam  jalan-jalan sekitar taman dekat hotel tempatnya menginap.
PM Jepang Yoshihide Suga santai dengan jaket abu-abu, kacamata anti virus dan masker, Selasa (20/10/2020) jam 6 pagi waktu Vietnam jalan-jalan sekitar taman dekat hotel tempatnya menginap. (Foto Fuji TV)

Selain itu, hampir separuh orang Korea (49,8 persen) khawatir konflik militer akan meletus di masa depan antara Jepang dan Korea Selatan atas Pulau Takeshima yang disengketakan (31,6 persen pada 2019)

4. Terlepas dari kondisi tersebut, 82 persen responden Korea Selatan menjawab hubungan Jepang-Korea Selatan adalah "penting" atau "relatif penting".

Sedangkan dari pihak Jepang - 48,1 persen.

Tinjauan Survei

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved