Minggu, 19 April 2026

Survei Genron NPO: Sikap Korea Selatan terhadap Jepang Semakin Memburuk

Tahun ini 71,6 persen responden Korea mengatakan bahwa mereka memiliki kesan "buruk" atau "relatif buruk" tentang Jepang.

Editor: Dewi Agustina
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Kepala negara Jepang, PM Yoshihide Suga (kiri) dan Korea Selatan (kanan). 

Survei dilakukan dari tanggal 11 September hingga 4 Oktober 2020, Yayasan Genron NPO dan East Asia Institute (EAI) melakukan jajak pendapat publik bersama di Jepang dan Korea Selatan.

Jajak pendapat di Jepang dilakukan antara 12 September dan 4 Oktober, menargetkan pria dan wanita di seluruh tempat di Jepang yang berusia di atas 18 tahun.

Kuesioner dikirimkan kepada peserta dan diberikan sendiri, menghasilkan 1.000 sampel yang valid. 48,6 persen responden adalah laki-laki dan 51,4 persen perempuan.

Baca juga: Sejarah Wajib Militer di Korea Selatan, Terus Ada Meski Negara dalam Kondisi Damai

Jajak pendapat di Korea Selatan dilakukan antara 11 dan 25 September dengan metode wawancara tatap muka, menargetkan pria dan wanita berusia 18 tahun ke atas.

50,0 persen responden adalah laki-laki dan 50,0 persen adalah perempuan. Jumlah total tanggapan yang valid adalah 1.006.

Genron NPO adalah lembaga pemikir Jepang nirlaba independen yang didedikasikan untuk memfasilitasi platform diskusi dan analisis kebijakan untuk masyarakat sipil untuk memperkuat demokrasi serta membangun lingkungan yang damai di wilayah tersebut.

Didirikan pada tahun 2001 sebagai satu-satunya tempat di Jepang untuk debat yang bertanggung jawab dan berorientasi pada masa depan.

Genron NPO telah berusaha untuk memperkuat demokrasi di Jepang, mempromosikan perdamaian dan stabilitas di Asia Timur Laut, dan mengembangkan solusi untuk masalah global yang mendesak.

Sementara itu diskusi mengenai Jepang dalam WAG Pecinta Jepang terbuka bagi siapa pun. Kirimkan email dengan nama jelas dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved