Jumat, 29 Agustus 2025

Internasional

Presiden Prancis Macron Klarifikasi Sikapnya, Ngaku Tak Bermaksud Hina Islam dan Nabi Muhammad

Presiden Prancis, Emmanuel Macron meluruskan terkait sikapnya yang dinilai mengundang reaksi negatif dari umat Islam sedunia.

Editor: Atri Wahyu Mukti
Jacques Witt/SIPA/REX
Presiden Prancis, Emmanuel Macron.a. 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Prancis, Emmanuel Macron meluruskan terkait sikapnya yang dinilai mengundang reaksi negatif dari umat Islam sedunia.

Dilansir TribunWow.com, Macron sebelumnya dianggap mendukung kebebasan berekspresi dan kebebasan pers di Prancis, meskipun dalam konteks menghina Nabi Muhammad.

Buntutnya, banyak terjadi gejolak sebagai bentuk protes atas sikap dari Macron tersebut.

Sebuah toko di negara Kuwait yang sudah menarik produk produk Prancis
Sebuah toko di negara Kuwait yang sudah menarik produk produk Prancis (AFP)

 

Tindakan nyatanya ada seruan dari negara-negara dengan basis Islam di dunia untuk memboikot produk-produk Prancis.

Menghadapi situasi yang semakin memanas, termasuk juga menyusul adanya aksi teror yang terjadi di Nice, tepatnya di sebuah gereja, Kamis (29/10/2020), Emmanuel Macron akhirnya angkat bicara.

Melalui unggahan Twitter pribadinya, @EmmanuelMacron, Minggu (1/10/2020), dirinya mengatakan tidak bermaksud untuk mendukung penghinaan terhadap Nabi Muhammad dalam bentuk karikatur tersebut.

Selain itu, dirinya juga membantah disebut memusuhi Islam.

Menurutnya, kabar yang beredar belakangan ini terkait dirinya adalah ada kekurangpahaman.

Ia menegaskan bahwa apa yang dilakukan oleh pemerintahan Prancis hanyalah untuk memerangi terorisme yang mengatasnamakan Islam.

Dalam unggahannya tersebut, Emmanuel Macron menulisnya dengan menggunakan bahasa Arab.

>>> Halaman selanjutnya

Sumber: TribunWow.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan