Breaking News:

Pilpres Amerika Serikat

Pilpres AS: Antisipasi Kerusuhan Usai Pemungutan Suara, Ribuan Garda Nasional Bakal Dikerahkan

Garda Nasional Amerika Serikat (AS) bersiap untuk dikerahkan ke seluruh negara bagian guna menjaga ketertiban selama pilpres

Editor: Sanusi
Xinhua/Wang Ying
Para pekerja memasang papan pelindung pada sebuah toko di Times Square di New York, Amerika Serikat, pada 1 November 2020. Langkah tersebut dilakukan saat para peretail berupaya melindungi properti dari penjarahan atau kerusuhan lainnya dalam beberapa hari mendatang.(Xinhua/Wang Ying) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON - Garda Nasional Amerika Serikat (AS) bersiap untuk dikerahkan ke seluruh negara bagian guna menjaga ketertiban dan keamanan domestik Negeri Paman Sam selama Pemilihan Umum, Selasa (3/11/ 2020) waktu setempat atau Rabu (4/11/2020) waktu Indonesia.

Khususnya saat terjadi kerusuhan memprotes hasil pemilu.

Di bawah hukum federal, adalah Garda, bukan Angkatan Darat, Marinir atau dinas militer lainnya, yang dapat menegakkan ketertiban domestik AS.

The New York Times melaporkan, Senin (2/11/2020), hal itu sudah terjadi puluhan kali tahun ini di kota-kota di seluruh negeri.

Baca juga: Pilpres AS: Jika Trump Menang Lagi, Hubungan AS-Indonesia Diprediksi Bakal Kurang Mesra

Baca juga: Siapa Capres AS yang Menguntungkan RI, Dibayangi Isu Perang Dagang dan Konflik Laut China Selatan

Baca juga: Pilpres AS: Jelang Pemungutan Suara, Toko-toko Mewah di New York Pasang Tripleks, Takut Ricuh?

Negara-negara bagian sudah waspada terhadap terjadinya kekerasan saat hari pemilihan umum, Selasa (3/11/2020) waktu setempat.

Pada Senin (2/11/2020) waktu setempat atau Selasa (3/11/2020) WIB, Gubernur Charlie Baker dari Massachusetts memerintahkan 1.000 anggota Garda Nasional untuk bersiaga jika terjadi gejolak setelah pemilihan hari Selasa.

Gubernur Greg Abbott dari Texas juga mengirim 1.000 pasukan Garda ke kota-kota besar untuk mengantisipasi kekerasan, San Antonio Express News melaporkan.

Ratusan pasukan Garda Nasional sudah dipanggil dalam peran penegakan non-hukum. Pasukan-pasukan itu melakukan tugas-tugas keamanan siber dan rutin pemilu seperti memproses surat suara.

Pada minggu lalu, 10 negara bagian telah mengaktifkan Garda Nasional untuk membantu tugas-tugas pemilu. Direncakan pula 14 negara bagian lainnya akan mengaktifkan pasukan minggu ini.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved