Breaking News:

Pilpres Amerika Serikat

Kemenangan Joe Biden Diharapkan Bisa Akhiri Konflik di Laut China Selatan

Kandidat calon presiden dari Partai Demokrat Joe Biden memenangkan kursi kepresidenan Amerika Serikat (AS).

Penulis: chaerul umam
Editor: Choirul Arifin
(AFP via GETTY IMAGES)
Presiden terpilih Amerika Serikat Joe Biden. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kandidat calon presiden dari Partai Demokrat Joe Biden memenangkan kursi kepresidenan Amerika Serikat (AS).

Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia memandang, terpilihnya Biden sebagai Presiden AS, tetap tidak akan signifikan mengubah kebijakan AS di indonesia.

Menurut Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Partai Gelora Henwira Halim, sejak Barack Obama menjadi Presiden AS hingga Donald Trump, kebijakan AS terhadap Indonesia AS tidak berubah.

"Tetapi impact (dampaknya, red) pada Indonesia dengan terpilihnya Biden akan membuka lebih banyak ruang untuk negosiasi antara AS dan RRC (China, red). Dimana Indonesia akan memiliki kesempatan Lebih besar untuk berperan penting meredakan ketegangan di kawasan," kata Henwira melalui keterangannya, Minggu (8/11/2020).

Baca juga: Menangi Pilpres AS, Bos Amazon Jeff Bezos Langsung Ucapkan Selamat ke Biden Lewat Instagram

Menurut Henwira, ketegangan antara AS dan China akan tetap betlanjut dalam hal unjuk kekuatan pertahanan dan militer.

AS tetap akan menggelontorkan anggaran besar untuk mengimbangi kekuatan militer China.

Baca juga: Tumbangkan Trump, Joe Biden Langsung Mencuit di Twitter: Hari Baru Di Amerika Telah Tiba

"AS selalu memandang harus ada perimbangan terhadap perkembangan militer RRC terutama aktivitas mereka di Kawasan Laut China Selatan. Kerjasama pertahanan ini yang harus dimanfaatkan betul Indonesia," katanya.

Henwira mengatakan, AS memandang Indonesia sebagai jangkar ASEAN yang berpotensi sebagai sekutu untuk mengimbangi kekuatan negeri tirai bambu di Laut China Selatan.

Indonesia dinilai AS dan juga China merupakan negara ASEAN yang memiliki kredibilitas tinggi sebagai negara yang netral.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved