Breaking News:

Kaleidoskop 2020

Kaleidoskop Internasional Agustus 2020: Ledakan di Beirut, PM Jepang Shinzo Abe Mengundurkan Diri

Ledakan di Beirut, Lebanon menjadi salah satu berita terbesar global yang terjadi di bulan Agustus 2020.

Kolase Tribunnews
Kaleidoskop Internasional Agustus 2020: Ledakan di Beirut, PM Jepang Shinzo Abe Mengundurkan Diri 

TRIBUNNEWS.COM - Ledakan di Beirut, Lebanon menjadi salah satu berita terbesar global yang terjadi di bulan Agustus 2020.

Selain itu, ada pula kecelakaan pesawat Air India Express yang menewaskan belasan orang.

Shinzo Abe, perdana menteri yang paling lama menjabat di Jepang, memutuskan untuk mengundurkan diri karena masalah kesehatan.

Dirangkum Tribunnews dari berbagai sumber, berikut sejumlah peristiwa di dunia yang terjadi di bulan Agustus 2020.

Baca juga: Kaleidoskop Internasional Juni 2020: SpaceX Luncurkan 60 Satelit, Covid-19 hingga Gempa Meksiko

Baca juga: Kaleidoskop Internasional Juli 2020: Longsor di Pertambangan Myanmar, Hagia Sophia Dijadikan Masjid

1. Ledakan di Beirut

Sebuah helikopter memadamkan api di lokasi ledakan di pelabuhan ibukota Lebanon, Beirut, pada 4 Agustus 2020. Seorang mantan anggota parlemen Israel merayakan ledakan yang menewaskan 130 orang dan melukai 5.000 lainnya dengan menyebut bahwa ledakan tersebut adalah 'hadiah dari Tuhan'.
Sebuah helikopter memadamkan api di lokasi ledakan di pelabuhan ibukota Lebanon, Beirut, pada 4 Agustus 2020. Seorang mantan anggota parlemen Israel merayakan ledakan yang menewaskan 130 orang dan melukai 5.000 lainnya dengan menyebut bahwa ledakan tersebut adalah 'hadiah dari Tuhan'. (STR / AFP)

Pada 4 Agustus 2020, ledakan besar terjadi di ibu kota Lebanon, Beirut.

Ledakan itu telah menewaskan sedikitnya 70 orang dan melukai lebih dari 4.000 lainnya, kata menteri kesehatan dilansir BBC.com.

Pejabat menyebut bahan sangat eksplosif yang disimpan di gudang selama enam tahun adalah penyebab ledakan itu.

Presiden Michel Aoun menulis cuitan, menyebut dirinya "tidak dapat diterima" bahwa ada 2.750 ton amonium nitrat yang disimpan dengan tidak aman.

Presiden Aoun kemudian mengumumkan masa berkabung tiga hari, dan mengatakan pemerintah akan mencairkan dana darurat sebesar 100 miliar lira (Rp 943 Miliar).

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved