2020: Kilas balik sembilan momen penting yang mengubah Asia, selain Covid-19
Kami ajak Anda menengok kembali momen-momen penting tahun 2020 di sejumlah negara Asia termasuk Indonesia, yang (hampir) tidak ada hubungannya
Bayi bernama River itu terlahir dalam tahanan, dipisahkan dari ibunya di usia hanya lewat sebulan meskipun telah banyak permohonan dan gugatan hukum yang diajukan supaya keduanya bisa tetap bersama.
Kesehatan Nasino memburuk tak lama kemudian, tapi bahkan saat dirawat di rumah sakit pun Nasino tidak diizinkan untuk melihat bayinya.
Kali berikutnya ia melihat River adalah saat pemakamannya - bayi yang baru berusia tiga bulan itu meninggal dunia karena pneumonia pada bulan Oktober.
Kasus ini telah memunculkan pertanyaan kritis mengenai hak para ibu Filipina dalam tahanan dan memicu kemarahan yang meluas - dengan banyak orang mengatakan bahwa negara telah gagal membantu Nasino dan anaknya.
23 Oktober 2020: Seekor Komodo 'menghadang' truk di pulau Rinca, NTT
Foto Komodo berhadapan dengan truk konstruksi ini menjadi viral di bulan Oktober.
Ia menimbulkan kekhawatiran tentang dampak lokasi pariwisata yang diberi nama "Jurassic Park", yang dibangun di pulau Rinca, Nusa Tenggara Timur.
Lokasi tersebut merupakan satu dari sedikit pulau di Indonesia tempat kadal terbesar dunia itu diduga telah berkeliaran selama jutaan tahun.
"Untuk pertama kalinya komodo-komodo ini mendengar deru mesin-mesin mobil dan menghirup bau asapnya," tulis aktivis yang membagikan foto tersebut. "Masih adakah yang peduli dengan konservasi?"
Pemerintah Indonesia menanggapi dengan meyakinkan publik bahwa tidak ada komodo yang akan dilukai dalam upaya mereka mendongkrak turisme ke pulau tersebut. Namun sebagian ahli lingkungan tetap khawatir dengan perubahan di habitat kuno kadal purba itu.
Awal bulan ini, media lokal melaporkan bahwa seorang petugas konstruksi dilarikan ke rumah sakit dengan speedboat setelah tangan dan kakinya digigit komodo, sehingga ia "mengalami luka parah".
30 Oktober 2020: Pasangan sesama jenis pertama ikut serta dalam pernikahan massal militer di Taiwan
Pada 30 Oktober, untuk pertama kalinya, pasangan sesama jenis ikut serta dalam acara perkawinan massal militer di Taiwan.
Momen bersejarah ini terjadi setahun setelah Taiwan melegalkan pernikahan sesama jenis - satu-satunya tempat di Asia yang melakukannya.
"Kami berharap lebih banyak orang LGBT di militer bisa berdiri dengan berani, karena militer kami sangat berpikiran terbuka. Dalam urusan cinta, semuanya akan diperlakukan setara," kata Chen Ying-shuan, letnan tentara yang menikahi Li Li Chen, kepada kantor berita AP.
Mereka adalah satu dari dua pasangan lesbian yang menikah dalam upacara militer yang menikahkan total 188 pasangan.
Mayor Wang Yi dan istrinya Meng You-mei adalah pasangan lainnya, masing-masing membawa bendera pelangi - disebut bendera pride - selama upacara.
Orang tua Meng tidak hadir, namun baik orang tua Wang dan keluarganya datang mendukung pasangan tersebut.
"Saya sungguh merasa ini terobosan besar bagi militer," kata ibu Wang kepada AP. "Barangkali bagi pasangan heteroseksual, ini [pernikahan] hanya selembar kertas, tapi ini sangat penting bagi pasangan gay."
17 November 2020: Bebek karet menjadi tameng di jalanan kota Bangkok
Gerakan demokrasi yang dipimpin pemuda Thailand memang terkenal karena kreativitasnya.
Tidak banyak penanda protes yang lebih sureal atau berwarna-warni daripada bebek karet kuning yang pertama kali muncul di jalanan kota Bangkok pada November.
Bebek-bebek karet ini awalnya hanya untuk bersenang-senang, kata seorang aktivis kepada kantor berita Reuters.
Tapi debut mereka dalam pawai di luar parlemen Thailand kebetulan bertepatan dengan kekerasan terburuk yang terlihat sejak gelombang terbaru demonstrasi ini dimulai pada Juli.
Ketika polisi menembakkan meriam air ke pengunjuk rasa pada 17 November, mereka menggunakan bebek karet sebagai tameng dadakan.
Si bebek terbukti lebih efektif daripada payung, kata seorang pengamat.
Para aktivis muda Thailand sangat terinspirasi oleh rekan-rekan mereka di Hong Kong, yang terkenal menggunakan payung sebagai pertahanan terhadap meriam air.
Tapi mereka juga telah mengembangkan simbol dan strategi mereka sendiri.
Pada pawai keesokan harinya, bebek-bebek karet kembali bermunculan. Mereka segera mendapat status maskot dan telah terlihat di berbagai aksi protes sejak itu.
27 November 2020: Foto di pusat aksi protes petani India
Foto seorang polisi paramiliter mengayunkan tongkatnya pada seorang petani Sikh yang sudah tua dan tak bersenjata telah memicu perdebatan sengit di India.
Foto itu menjadi viral di media sosial ketika ratusan ribu petani melakukan demonstrasi menentang undang-undang pertanian baru di luar New Delhi.
Foto itu segera menjadi pusat pergolakan politik juga.
Para politikus oposisi menyoroti gambar tersebut untuk mengkritik perlakuan terhadap para pengunjuk rasa, sementara Partai Bharatiya Janata (BJP) yang berkuasa mengklaim - yang keliru - bahwa si petani tidak dipukul.
Tak lama kemudian media India melacak Sukhdev Singh, petani dalam foto itu. Ia mengatakan kepada media bahwa ia mengalami banyak pukulan di lengan, punggung, dan betisnya.
Sebuah twit dari kepala divisi media sosial BJP yang berusaha mendiskreditkan foto tersebut kemudian diprotes di Twitter - yang menurut pers lokal pertama kalinya terjadi di India - sebagai "media yang dimanipulasi".