Selasa, 7 April 2026

2020: Kilas balik sembilan momen penting yang mengubah Asia, selain Covid-19

Kami ajak Anda menengok kembali momen-momen penting tahun 2020 di sejumlah negara Asia termasuk Indonesia, yang (hampir) tidak ada hubungannya

Tidak banyak tahun yang begitu terikat dengan satu peristiwa. Namun 2020 adalah salah satunya, seluruh dunia identik dengan pandemi Covid-19.

Namun ada banyak hal yang terjadi dalam 12 bulan ke belakang selain virus corona.

Kami menengok kembali momen-momen istimewa dari Asia yang (hampir) tidak ada hubungannya dengan Covid-19.

24 Februari 2020: Kerusuhan masyarakat terburuk di Delhi dalam puluhan tahun

2020, muslim, delhi, hindu
Reuters

Foto seorang pria Muslim yang dipukuli babak belur oleh sekelompok orang Hindu ini menjadi gambar yang paling menjelaskan kerusuhan berbasis agama di Delhi pada Februari.

"Tidak ada orang yang melihat foto itu berpikir saya akan bertahan hidup," kata Muhammad Zubari, dengan kepala yang masih terbalut perban, kepada BBC setelah pulang dari rumah sakit.

Serangan tersebut, yang terjadi dalam unjuk rasa menentang undang-undang kewarganegaraan baru, meninggalkannya dalam keadaan nyaris mati.

Namun meskipun terluka parah, pria berusia 37 tahun itu selamat.

Lebih dari 50 orang lainnya tidak, tewas dalam kekerasan yang juga mengusir ribuan orang dari rumah mereka. Ini merupakan kerusuhan masyarakat terburuk di ibu kota India dalam puluhan tahun.

Namun Zubair berkata ia masih tetap percaya pada kemanusiaan.

"Orang-orang yang melakukan tindakan seburuk itu tidak berasal dari agama manapun," ujarnya.

16 Juni 2020: Ketika harapan akan perdamaian dua Korea hancur-lebur

2020, korea utara, korea selatan
Getty Images

Kantor penghubung antar-Korea pernah menjadi simbol harapan untuk era baru perdamaian.

Kantor yang didirikan dua tahun lalu itu memungkinkan dua Korea untuk berbicara secara langsung, untuk pertama kalinya sejak Perang Korea.

Pada bulan Juni, ia diledakkan oleh Korea Utara.

Pyongyang mengatakan bahwa mereka ingin "sampah manusia dan mereka yang melindungi sampah itu membayar mahal atas kejahatan mereka".

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved