Breaking News:

Virus Corona

Analis: Varian Baru Virus Corona Inggris Menyebar Lebih Cepat tapi Tak Sebabkan Penyakit Lebih Parah

Analisa yang dilakukan Public Health England (PHE) juga menunjukkan bahwa varian baru virus corona tidak lebih mematikan daripada jenis virus lain.

Ilustrasi Bendera Inggris. Analis: Varian Baru Covid-19 Inggris Menyebar Lebih Cepat tetapi Tak Sebabkan Penyakit yang Lebih Parah 

Para peneliti juga mengamati tingkat kematian hingga 28 hari setelah dites positif mengidap penyakit tersebut.

Pada kelompok dengan varian baru virus corona, 12 orang meninggal dalam jangka waktu tersebut, dibandingkan dengan 10 pada kelompok lain.

Sekali lagi, para ilmuwan menegaskan perbedaan ini tidak dipandang signifikan secara statistik.

Meski merupakan kabar baik bahwa varian baru virus corona tidak menyebabkan penyakit lebih parah, virus yang menyebar dengan cepat masih menjadi masalah besar.

India dan Korea Selatan disebut sebagai negara terbaru yang melaporkan kasus varian baru virus corona.

Lebih dari 50 negara telah memberlakukan pembatasan perjalanan di Inggris.

Tedros Adhanom Ghebreyesus saat rapat di kantor WHO di Genewa Swiss pada 5 Oktober 2020
Tedros Adhanom Ghebreyesus saat rapat di kantor WHO di Genewa Swiss pada 5 Oktober 2020 (Christopher Black / World Health Organization / AFP)

Menyoal hal ini, Direktur Jenderal World Health Organization (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus memperingatkan agar tak mengucilkan negara yang berbagi informasi.

"Hanya jika negara menemukan dan menguji secara efektif, Anda dapat menyesuaikan strategi untuk mengatasinya," ungkap Dr Tedros.

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Gigih
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved