Kamis, 14 Mei 2026

Tahun Baru 2021

Media Jepang Menutup Tahun 2020 dengan Artikel Seputar Rendang Indonesia

Sebuah media terkenal di Jepang menampilkan tulisan mengenai makanan Indonesia 'Rendang', tahun 2016 lalu terpilih sebagai makanan terenak di dunia.

Tayang:
Editor: Dewi Agustina
Foto Gulalives
Rendang, makanan Indonesia yang mendunia. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Sebuah media terkenal di Jepang, ASCII menampilkan tulisan mengenai makanan Indonesia 'Rendang' yang tahun 2016 lalu terpilih oleh CNN sebagai makanan terenak di dunia.

"Saya membelinya di sebuah restoran Asia di Jepang dengan harganya sekitar 700 yen. Memang cukup mahal sebagai retort food, tapi melihat dari daftar bahannya, hanya daging sapi dengan sayuran dan bumbu dengan ekstrak yang diekstrak dari makanan, nikmat untuk disantap," tulis Kaizuka, wartawan ASCII yang dimuat tulisannya pada Rabu (30/12/2020).

Makanan Rendang menurutnya adalah spesifikasi yang tidak menggunakan bumbu atau tepung kimiawi, jadi lebih seperti makanan retort, yang bisa didapatkan di toko.

Retort food adalah makanan kemasan yang terbuat dari konsentrat dikemas plastik fleksibel dan foil logam.

"Pernahkah Anda mendengar tentang hidangan yang disebut Rendang? Merupaka hidangan lokal yang disukai di Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei, dan sebagainya," tambahnya.

Baca juga: Tips Pasti jadi Bikin Rendang Pakai Rice Cooker! Hemat Gas tapi Bisa Empuk Banget Dagingnya

Hidangan daging di mana daging sapi, rempah-rempah, santan, dan lainnya direbus untuk waktu yang lama.

"Terlihat seperti kari atau sup daging sapi, dan pada tahun 2016, menduduki peringkat pertama dalam "50 makanan terbaik dunia" oleh US CNN. Pemeringkatan ini diumumkan setiap tahun, tetapi juga disebut dengan slogan "makanan paling enak di dunia" dari sejarah kemenangan tersebut," ujarnya.

Itulah sebabnya sang penulis mencobanya.

"Kali ini, saya membeli makanan retort yang disebut "Beef Rendang, diawasi oleh Ellen," ujarnya.

Marai Fumitsu Gastronomy adalah sebuah restoran Malaysia di Ogikubo, Tokyo dan Ellen adalah pemilik dan koki dari Gastronomi Marai Fumitsu.

Sang wartawan langsung mencobanya, bumbunya kuat dan rasanya seperti hidangan etnik.

Balok daging sapi yang, rasanya terserap dengan baik.

"Disajikan seperti kari. Tampaknya disajikan secara lokal sebagai hidangan tunggal atau dikombinasikan dengan nasi Thailand. Ini memiliki rasa yang cocok dengan nasi Japonica," tambahnya.

Bagian yang mirip sup ternyata sangat lembut dan memiliki viskositas rendah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved