Senin, 1 September 2025

Kelompok Teroris HTS dan ISIS Terlibat Bentrok Bersenjata di Suriah Utara

Kedua kelompok ini selama bertahun-tahun melawan pemerintah Suriah. Tapi setelah Damaskus membalikkan keadaan, HTS dan ISIS berselisih.

AFP/OMAR HAJ KADOUR
Tentara Turki mengawasi ketika kendaraan militer patroli Rusia-Turki melewati jalan raya M4 di pinggiran kota Ariha yang dikuasai pemberontak di provinsi Idlib barat laut Suriah pada 7 Mei 2020. - (Foto oleh Omar HAJ KADOUR / AFP ) 

Damaskus mengindikasikan serangan Israel tidak akan berhasil meneror rakyat Suriah, melainkan meningkatkan desakan mereka untuk mengikuti keniscayaan kemenangan mereka atas terorisme.

Suriah akan terus berusaha memulihkan kembalinya wilayah Dataran Golan yang direbut Israel sejak perang 1967.

Dalam pesannya, Kementerian Luar Negeri Suriah meminta Dewan Keamanan PBB, sekali lagi, untuk memikul tanggung jawabnya dalam kerangka Piagam PBB.

Paling penting pemeliharaan perdamaian dan keamanan internasional, dan itu adalah permulaan 2021 merupakan kesempatan lain untuk mengambil tindakan tegas dan segera untuk mencegah terulangnya serangan teroris Israel ini.

Damaskus meminta PBB memaksa Israel agar wajib menghormati hokum internasional. Apa yang dilakukannya di Suriah merupakan pelanggaran mencolok Piagam PBB.

Israel juga menabrak berbagai hukum internasional, Resolusi Dewan Keamanan 242, 338, 350 dan 497 dan semua resolusi dan instrumen internasional yang berkaitan dengan pemberantasan terorisme.(Tribunnews.com/AlMasdarNews/xna)

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan