Breaking News:

Rusuh di Amerika Serikat

Pasca Rusuh Capitol, Donald Trump Sebut Upaya Pemakzulan Dirinya Berbahaya Bagi AS

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengkritik upaya legislator untuk memakzulkan jabatan kepresidenan di hari-hari terakhirnya.

Brendan Smialowski / AFP
Foto Presiden AS Donald Trump bersama Wakil Presiden AS Mike Pence. Pasca Rusuh Capitol, Trump Sebut Upaya Pemakzulan Dirinya Berbahaya Bagi AS 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengkritik upaya legislator untuk memakzulkan jabatan kepresidenan di hari-hari terakhirnya.

Selama pidato di Alamo, Tezas, Trump mengatakan bahwa diskusi tentang meminta Amandemen ke-25 untuk memakzulkan dirinya dari jabatannya lebih awal bukan resiko bagi Trump, "tetapi akan kembali menghantui Joe Biden dan pemerintahan Biden" dan berbahaya bagi AS.

Mengutip Al Jazeera, tanpa merinci apa dampaknya, Trump menambahkan "seperti ungkapan, berhati-hatilah dengan apa yang Anda ingini".

Pada Oktober 2020 lalu, DPR dari Partai Demokrat memperkenalkan RUU terkait Amandemen ke-25.

Baca juga: DPR AS Berencana Berikan Vote untuk Pemakzulan Donald Trump, Sepekan Pasca Rusuh di Capitol

Baca juga: Terkait Upaya Pemakzulan Tahap Dua, Donald Trump Tanggapi Begini

Foto Presiden AS Donald Trump bersama Wakil Presiden AS Mike Pence. Pasca Rusuh Capitol, Trump Sebut Upaya Pemakzulan Dirinya Berbahaya Bagi AS
Foto Presiden AS Donald Trump bersama Wakil Presiden AS Mike Pence. Pasca Rusuh Capitol, Trump Sebut Upaya Pemakzulan Dirinya Berbahaya Bagi AS (Brendan Smialowski / AFP)

Lalu, Trump men-twit teori tak berdasar bahwa RUU itu terlalu Biden-sentris.

"Crazy Nancy Pelosi tengah melihat Amandemen ke-25 untuk menggantikan Joe Biden dan Kamla Harris," tulis Trump pada 9 Oktober 2020 lalu.

Selasa lalu, Trump juga mengecam upaya Demokrat DPR untuk bergerak maju memakzulkannya dan menyebutnya sebagai 'tipuan'.

Amandemen ke-25 Konstitusi AS menjabarkan prosedur di mana Wakil Presiden dan Kabinet presiden berkumpul untuk melucuti kekuasan presiden, jika dia tidak dapat lagi menjalankan tugasnya.

Maksudnya adalah untuk menyiapkan proses (pemakzulan) jika presiden menjadi tak berdaya dan tidka bisa lagi "menggunakan kekuasaan".

Tetapi, beberapa membuat argumen bahwa Amandemen ke-25 dapat digunakan untuk menggulingkan presiden 'nakal', meski belum diuji di pengadilan.

Baca juga: Donald Trump akan Jadi Presiden Pertama AS Hadapi Pemakzulan Kedua

Baca juga: DPR Menekan Mike Pence untuk Mencopot Donald Trump, Pemakzulan Dilakukan Jika Wapres Tak Bertindak

Foto Wakil Presiden AS Mike Pence.
Foto Wakil Presiden AS Mike Pence. (SAUL LOEB / POOL / AFP)
Halaman
123
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved