Breaking News:

Polisi Moskow Menangkap Saudara Pemimpin Oposisi Rusia Alexei Navalny

Kepolisian Moskow menggerebek apartemen dan kantor milik keluarga serta rekan pemimpin oposisi Rusia, Alexei Navalny pada Rabu (27/1/2021).

Kirill KUDRYAVTSEV/AFP
Pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny terlihat di titik pemeriksaan paspor di bandara Sheremetyevo Moskow pada 17 Januari 2021. Polisi Rusia menahan kritikus Kremlin Alexei Navalny di bandara Moskow tak lama setelah dia mendarat dalam penerbangan dari Berlin, seorang wartawan AFP di tempat kejadian mengatakan . 

TRIBUNNEWS.COM - Kepolisian Moskow menggerebek apartemen dan kantor milik keluarga serta rekan pemimpin oposisi Rusia, Alexei Navalny, pada Rabu (27/1/2021).

Saudara Alexei Navalny dilaporkan ditahan oleh pihak berwajib.

Lokasi yang digeledah pihak berwenang termasuk apartemen Alexei Navalny, tempat polisi menahan saudaranya, Oleg, dan apartemen sewaan tempat tinggal istri Navalny, Yulia.

Video di stasion TV daring Dozhd menunjukkan, Yulia Navalny memberi tahu wartawan dari jendela bahwa polisi tidak mengizinkan pengacaranya memasuki apartemen.

Baca juga: POPULER Internasional: Joe Biden Dibiarkan Menunggu di Depan Gedung Putih | Profil Alexei Navalny

Baca juga: Profil Alexei Navalny, Kritikus Vladimir Putin yang Juga Merupakan Pemimpin Oposisi Rusia

Pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny dan istrinya Yulia terlihat di titik pemeriksaan paspor di bandara Sheremetyevo Moskow pada 17 Januari 2021. Polisi Rusia menahan kritikus Kremlin Alexei Navalny di bandara Moskow tak lama setelah dia mendarat dalam penerbangan dari Berlin, seorang jurnalis AFP di tempat kejadian berkata.
Pemimpin oposisi Rusia Alexei Navalny dan istrinya Yulia terlihat di titik pemeriksaan paspor di bandara Sheremetyevo Moskow pada 17 Januari 2021. Polisi Rusia menahan kritikus Kremlin Alexei Navalny di bandara Moskow tak lama setelah dia mendarat dalam penerbangan dari Berlin, seorang jurnalis AFP di tempat kejadian berkata. (Kirill KUDRYAVTSEV/AFP)

AP News melaporkan, penggerebekan itu terjadi empat hari sebelum protes yang diserukan oleh para pendukung Navalny pada Minggu (24/1/2021).

Demonstrasi yang menyerukan pembebasan Alexei Navalny terjadi di lebih dari 100 kota di seluruh Rusia pada Sabtu lalu.

Aksi massa ini menunjukkan kemarahan yang meningkat terhadap Kremlin.

Hampir 4.000 orang dilaporkan ditangkap pada protes tersebut.

Lokasi lain yang digerebek polisi pada Rabu adalah kantor yayasan antikorupsi Navalny dan studio yang memproduksi video dan siaran daringnya.

Tidak ada komentar dari polisi atas penggeledakan tersebut.

Baca juga: Rusia Menahan Lebih dari 3.000 Orang dalam Aksi Protes Pro-Alexei Navalny

Baca juga: Ribuan Pendukung Oposisi Rusia Tuntut pembebasan Alexei Navalny

Massa pro-Alexei Navalny bentrok dengan polisi di Saint Petersburg, Rusia, pada Sabtu (23/1/2021).
Massa pro-Alexei Navalny bentrok dengan polisi di Saint Petersburg, Rusia, pada Sabtu (23/1/2021). (AP Photo)
Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved