Selasa, 5 Mei 2026

Varian baru virus corona: Semua hal yang perlu Anda ketahui, apa lebih berbahaya dan apa dampaknya pada pengembangan vaksin?

Pandemi Covid-19 sudah berjalan satu tahun, sejak kasus pertama di Wuhan pada akhir 2019. Angka kasus positif terus bertambah, lebih dari 100

Tayang:

Pandemi Covid-19 sudah berjalan satu tahun, sejak kasus pertama di Wuhan pada akhir 2019. Angka kasus positif terus bertambah, lebih dari 100 juta orang terinfeksi di seluruh dunia, dan varian baru virus corona muncul di sejumlah negara.

Varian baru virus corona pertama kali ditemukan di Inggris dan para ilmuwan mengatakan varian ini lebih cepat menyebar. Belum lama ini, pemerintah Inggris juga diperingatkan bahwa mungkin varian ini juga lebih mematikan.

Pemerintah Indonesia menyatakan belum menemukan kasus varian baru virus corona.

Di Indonesia, lebih dari satu juta orang tertular, berdasar data Kementerian Kesehatan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan, diperlukan waktu dua tahun untuk menghentikan penyebaran virus corona.

Seperti apa gejala serta penyebaran penyakit ini dan bagaimana perkembangan varian baru virus corona?

BBC Indonesia merangkum penjelasan para ahli dan dokter seputar wabah Covid-19.

Apakah varian baru virus corona lebih berbahaya?

covid19
Getty Images

Varian baru virus corona bermunculan dan disebut lebih menular daripada virus asli yang mengawali pandemi.

Ada ribuan versi atau varian virus Covid yang berbeda, tetapi perhatian para ahli terfokus pada:

  • Varian Inggris yang telah menjadi dominan di sebagian besar Inggris dan telah menyebar ke lebih dari 50 negara lain
  • Varian Afrika Selatan yang juga telah ditemukan di setidaknya 20 negara lain, termasuk Inggris
  • Varian dari Brasil

Sebetulnya kemunculan varian baru virus corona bukan hal mengejutkan, mengingat semua virus bermutasi saat membuat salinan baru dirinya untuk menyebar dan berkembang.

Beberapa jenis bahkan bisa berbahaya bagi kelangsungan hidup virus.

Namun beberapa jenis lainnya dapat membuatnya lebih menular atau mengancam.

Tidak ada bukti bahwa virus-virus varian baru itu dapat menyebabkan sakit yang lebih parah bagi mayoritas orang yang terinfeksi.

illustration of woman thinking, surrounded by virus cells
BBC

Seperti versi aslinya, risiko paling tinggi terjadi pada lansia atau pasien yang memiliki penyakit penyerta.

Sumber: BBC Indonesia
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved