Breaking News:

Lowongan Kerja Sebagai Perawat di Jepang Bergaji Rp 160 Juta Dipertanyakan

Gaji sebagai perawat di Jepang berkisar antara 200.000 yen sampai 600.000 yen sebulan atau Rp 26,7 juta hingga Rp 80 juta sebulan.

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Iklan Dicari Perawat dengan gaji 1,2 juta yen per bulan. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Sebuah media perekrut pekerja di Jepang memuat Lowongan Kerja Perawat dengan gaji 1,2 juta yen sebulan atau setara Rp 160,3 juta.

"Tidak salah itu gajinya 1,2 juta yen sebulan?" tulis Sakamobil di komunitas Jepang, Selasa (2/2/2021).

Banyak warga Jepang merasa tak percaya dengan gaji yang ditawarkan ada iklan pencari pekerja tersebut.

Sumber Tribunnews.com di Kementerian Kesehatan Jepang mengungkapkan hal serupa.

Menurutnya, gaji sebagai perawat di Jepang berkisar antara 200.000 yen sampai 600.000 yen sebulan atau Rp 26,7 juta hingga Rp 80 juta sebulan.

"Gaji perawat yang senior sekitar 600.000 yen sebulan. Kalau yang baru masuk mungkin sekitar 200.000 yen sebulan. Jadi kalau ada yang memberikan gaji 1,2 juta yen sebulan itu mesti dipertanyakan, ada apa di balik itu?" ungkap sumber tersebut.

Baca juga: Yasuharu Inoue, CEO Yasu Project Jepang akan Bicara Blak-blakan Alasannya Menciptakan Mobil Masjid

Baca juga: Nama Jembatan Baru yang Menghubungkan Haneda dan Kawasaki Jepang Dipilih dari Usulan Masyarakat

Banyak dugaan negatif terhadap pencari perawat tersebut yang menawarkan dengan gaji tinggi 1,2 juta yen sebulan.

Ada yang mengatakan pencari kerja bermaksud mengangkat secara tidak normal gaji perawat saat ini yang memang dinilai sangat kecil.

"Meskipun kecil juga tidak normal sampai gaji naik menjadi 1,2 juta yen sebulan. Itu gaji direktur rumah sakit mungkin 1,2 juta yen sebulan," tambahnya.

"Wajar-wajar saja kalau mau posting segitu. Tapi kerjanya apa? Kalau kerjanya sama, tidak mungkin dengan gaji segitu, aneh sekali. Pasti ada sesuatu yang ditutupi," papar sumber itu.

Ilustrasi perawat di Jepang
Ilustrasi perawat di Jepang (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

Sumber Tribunnews.com di kepolisian juga menyatakan serupa, yang menganggap aneh jika gaji perawat 1,2 juta sebulan.

"Kalau belum ada pelapor kerugian kami tak bisa bergerak. Posting itu bebas saja. Namun masyarakat lah yang akan menilainya. Mungkin saja memancing mencari CV saja tanpa merekrut orangnya. Lalu lewat cara lain menghubungi sang perawat," papar sumber tersebut.

Berbagai diskusi mengenai etika dan bisnis juga dilakukan di Forum BBB yang terdiri dari berbagai WNI yang berdomisili di Jepang.

Untuk menjadi anggota Forum BBB gratis hanya dengan mengirimkan foto Zairyu Card saat ini ke email: bbb@jepang.com dengan subject: BBB Member.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved