Breaking News:

Tarif Listrik Baru di Jepang Meningkat Gara-gara Pasokan Listrik Utama Naik

Di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang kenaikan harga listrik bagi pengguna, listrik baru muncul memperkenalkan skema tarif dengan harga tetap.

Foto gettyimages
Jaringan listrik di Jepang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Ketatnya pasokan dan permintaan listrik yang meningkat telah memicu bisnis pengecer yang disebut "listrik baru" (Shin Denryoku).

Di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang kenaikan harga listrik bagi pengguna, listrik baru juga muncul memperkenalkan skema tarif dengan harga satuan tetap.

"Pengaruh gelombang dingin meningkat, permintaan untuk pemanas meningkat musim dingin ini, dan pasokan serta permintaan dari perusahaan tenaga listrik besar seperti Kansai Electric Power Co., Inc. untuk sementara semakin ketat."

"Akibatnya, harga listrik untuk sementara melonjak di pasar grosir di mana listrik baru, khususnya perusahaan listrik baru yang tidak memiliki fasilitas pembangkit sendiri untuk mendapatkan listrik," ungkap sumber Tribunnews.com, Selasa (2/2/2021).

Beberapa bisnis mengaitkan harga listrik mereka dengan harga grosir, yang dapat menaikkan harga listrik mereka.

Baca juga: Klaster Pertama Varian Baru Covid-19 di Saitama Jepang Terjadi di Tempat Kerja, 4 Orang Terinfeksi

Dalam keadaan ini, perusahaan tenaga listrik baru Kota Kyoto, "TERA Energy", telah memutuskan untuk memperkenalkan rencana harga unit tetap baru agar tidak menambah beban pengguna.

Perusahaan ini mengaitkan harga listrik dengan harga grosir, dan dalam beberapa kasus harga listrik pengguna sekitar tiga kali lebih tinggi daripada harga perusahaan listrik besar, jadi kami memutuskan untuk menghentikan rencana penerimaan konsumen baru.

Perusahaan telah memutuskan bahwa mereka dapat menanggung beban dalam waktu singkat, meskipun hal itu dapat mengakibatkan penurunan laba.

Terkait pengelolaan tenaga listrik baru, dampak kenaikan harga grosir mulai meluas, membuat Rakuten Mobile yang menyediakan jasa tenaga listrik mengumumkan akan menghentikan sementara penerimaan aplikasi baru karena kenaikan biaya listrik utama tersebut.

Halaman
123
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved