Breaking News:

Presiden China Xi Jinping Minta Tentara Siaga Selama Liburan Imlek

Pasukan pertahanan perbatasan Komando Militer Xinjiang menerima beberapa senjata dan peralatan baru termasuk howitzer canggih.

SCMP/Handout
JET CHINA - Jet tempur siluman J-20 Chengdu merupakan pesawat tempur generasi ke-5 yang dikembangkan industri militer China. Tiongkok menjadi negara kedua di dunia sejak 10 tahun lalu, yang mengembangkan jet tempur generasi ke-5 sesudah AS. 

TRIBUNNEWS.COM, BEIJING -  Presiden China Xi Jinping menyerukan militer China untuk meningkatkan kesiapan tempurnya selama liburan Festival Musim Semi atau Imlek pekan depan.

Pesan yang dipublikasikan Global Times, Senin (8/2/2021) disampaikan ketika baru-baru ini Xi Jinping memeriksa divisi penerbangan Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat (PLA).

Para ahli mengatakan militer lain seharusnya tidak membuat gerakan provokatif selama liburan tanpa memenuhi tindakan balasan PLA. Ia tidak menyebut kekuatan asing dimaksud.

Pesawat tempur PLA melanjutkan latihan berturut-turut mereka di dekat pulau Taiwan sebelum Festival Musim Semi dan menyambut tahun baru China.

Baca juga: China Kerahkan Tank Type 15 ke Perbatasan dengan India

Baca juga: Pesawat Tempur China dan AS Masuk Zona Pertahanan Taiwan

Baca juga: Militer China Sudah Siapkan FC-31, Jet Tempur Siluman Terbaru

Sementara pasukan pertahanan perbatasan Komando Militer Xinjiang menerima beberapa senjata dan peralatan baru termasuk howitzer canggih dan kendaraan serbu sebagai hadiah liburan.

Xi, yang juga Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis China dan ketua Komisi Militer Pusat, Kamis lalu memeriksa divisi penerbangan Angkatan Udara PLA yang ditempatkan di Provinsi Guizhou, China Barat Daya.

Kunjungan Xi dilaporkan kantor berita Xinhua akhir pekan lalu.  Dia mengatakan pasukan PLA harus meningkatkan kesiapan tempur mereka selama liburan Festival Musim Semi dan menjaga keamanan nasional serta kebahagiaan dan kedamaian rakyat.

Festival Musim Semi tahun ini jatuh pada hari Jumat, dan ada tujuh hari libur nasional dari Kamis hingga 17 Februari 2021.

Ini adalah praktik biasa bagi militer Tiongkok untuk meningkatkan kesiapan tempurnya di hari-hari libur besar. Pandangan disampaikan  Fu Qianshao, ahli militer Tiongkok kepada Global Times, Minggu (7/2/2021). 

"Sejarah memberi tahu kita banyak perang pecah pada hari libur atau pada malam hari ketika pasukan lengah. Itulah mengapa kita harus tetap waspada terutama ketika ada hari libur, sehingga kita dapat menghentikan gerakan yang berpotensi berbahaya atau pengintaian yang bermusuhan," kata Fu.

Halaman
123
Editor: Setya Krisna Sumarga
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved