Breaking News:

Gempa di Jepang

Belum Habis Cicilan Utang akibat Gempa 10 Tahun Lalu, Warga Tohoku Jepang Timur Dihantam Gempa Lagi

Shien Kiko dibentuk pemerintah untuk mendukung usaha kecil menengah (UKM) Jepang yang ada di Jepang Timur dengan apa yang disebut "pinjaman ganda.

Foto Wikipedia
Kantor pusat Organisasi Pendukung Revitalisasi Bisnis Jepang Timur di Tokyo. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Belum tuntas masalah utang akibat gempa besar 10 tahunlalu, warga Tohoku Jepang Timur khususnya Fukushima sudah dihantam gempa lagi, Sabtu (13/2/2021) jam 23.08 waktu Jepang.

"Saya merasa pendekatannya tidak di tengah jalan, melainkan di lereng yang curam, sangat berat sekali saat ini dan muncul lagi gempa menghantam mereka," papar Presiden Organisasi Pendukung Revitalisasi Bisnis Jepang Timur (Shien Kiko) Takao Matsuzaki, Minggu (14/2/2021).

Meskipun demikian Matsuzaki merasa dekat dengan operator bisnis yang memutuskan untuk mendukung dan mendengarkan semua kekhawatiran.

"Kami akan mengunjungi mereka memberikan dukungan yang lebih detail daripada sebelumnya," kata dia.

Guncangan gempa di Fukushima, Jepang, Sabtu (13/2/2021) malam terasa sampai di Kota Tokyo. Perabot dapur jatuh berantakan ke lantai akibat kerasnya guncangan.
Guncangan gempa di Fukushima, Jepang, Sabtu (13/2/2021) malam terasa sampai di Kota Tokyo. Perabot dapur jatuh berantakan ke lantai akibat kerasnya guncangan. (Tribunnews/Richard Susilo)

Shien Kiko dibentuk pemerintah untuk mendukung usaha kecil menengah (UKM) Jepang yang ada di Jepang Timur dengan apa yang disebut "pinjaman ganda" pada Gempa Besar Jepang Timur.

Upaya ini untuk revitalisasi usaha para UKM di wilayah itu.

Karena baru 20 persen yang berhasil melunasi utangnya, organisasi berencana memperkuat dukungan seperti mengembangkan saluran penjualan.

Untuk mendukung usaha kecil dan menengah yang memiliki "pinjaman ganda" dalam Gempa Bumi Besar Jepang Timur, pemerintah mendirikan Shien Kiko pada tahun 2012 untuk mendukung revitalisasi bisnis dengan membeli pinjaman dari lembaga keuangan.

Baca juga: Gempa Besar Guncang Jepang, Badan Meteorologi Sebut sebagai Gempa Susulan 10 Tahun Lalu

Baca juga: FOTO-FOTO Dahsyatnya Gempa Besar yang Hantam Fukushima Jepang Malam Ini

Menurut organisasi, ada total 744 usaha kecil dan menengah yang telah memutuskan untuk memberikan dukungan seperti debt bargaining, namun 160 perusahaan sebenarnya telah menyelesaikan revitalisasi usaha, yaitu hanya 20 persen dari total.

Banyak perusahaan mengatakan bahwa penjualan kembali turun akibat dampak virus corona.

Guncangan gempa di Fukushima, Jepang, Sabtu (13/2/2021) malam terasa sampai di Kota Tokyo. Dinding ruangan retak akibat kerasnya guncangan.
Guncangan gempa di Fukushima, Jepang, Sabtu (13/2/2021) malam terasa sampai di Kota Tokyo. Dinding ruangan retak akibat kerasnya guncangan. (Tribunnews/Richard Susilo)

Shien Kiko akan menyelesaikan keputusan tentang dukungan baru pada akhir bulan depan, tetapi berencana untuk memperkuat dukungan yang diperlukan, seperti mendukung pengembangan saluran penjualan untuk perusahaan dalam proses revitalisasi.

Sementara itu Forum bisnis WNI di Jepang baru saja meluncurkan masih pre-open Belanja Online di TokoBBB.com yang akan dipakai berbelanja para WNI di Jepang. Info lengkap lewat email: bbb@jepang.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved