Breaking News:

Penanganan Covid

Hiroshima Jepang Tes PCR 8.000 Orang dengan Metode Berkendara

Uji coba PCR dilakukan terhadap 8.000 orang termasuk penduduk Prefektur Hiroshima, Jumat (19/2/2021).

Foto NHK
Peserta tes PCR di mobil diambil sampelnya untuk tes PCR di Hiroshima. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Uji coba PCR dilakukan terhadap 8.000 orang termasuk penduduk Prefektur Hiroshima, Jumat (19/2/2021) hari ini sebagai bagian dari antisipasi pandemi Covid-19 di Hiroshima.

"Tes PCR dilakukan di Distrik Naka, Kota Hiroshima pagi ini dengan cara metode berkendara, peserta di dalam mobil dan memberikan sampelnya kepada petugas," papar sumber Tribunnews.com, Jumat (19/2/2021).

Inspeksi di Prefektur Hiroshima menargetkan sekitar 6.000 penduduk di Distrik Naka, Kota Hiroshima dan sekitar 2000 orang yang bekerja di Distrik Naka, dan lokasi inspeksi di lokasi bekas Stadion Kota dengan "metode berkendara" di mana peserta dapat melakukan inspeksi dari dalam mobilnya.

Namun ada pula ruang tempat orang-orang yang berjalan menuju tempat pemeriksaan.

Pengunjung mengisi kuesioner tentang kondisi fisik mereka, kemudian memasukkan air liur ke dalam wadah yang mereka terima dan menyerahkannya.

Baca juga: Jumlah Tenaga Medis Jepang yang Akan Divaksinasi Covid-19 Menjadi 4,7 Juta Orang

Baca juga: Vaksinasi Pertama di Jepang 125 Orang, Menyusul di 100 Rumah Sakit Bagi 40.000 Tenaga Medis

Seorang pria berusia 69 tahun yang dites berkata, "Saya tidak memiliki gejala, tapi saya mengambilnya untuk berjaga-jaga. Proses pengujiannya lancar."

Untuk mencegah kemacetan di lokasi inspeksi, warga dapat menerima kit inspeksi seperti kontainer dan kuesioner terlebih dahulu di 16 apotek di Naka-ku, Kota Hiroshima.

Dari jumlah tersebut, di apotek di Funairihonmachi, Naka-ku, warga yang menerima test kit perlu mengambil sampel dari penanggung jawab apotek, tindakan pencegahan saat memasukkan air liur ke dalam wadah, dan sampel ke tempat uji.

Suasana Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, menjelang libur Imlek, Kamis (11/2/2021). Kementerian Perhubungan menerbitkan Surat Edaran soal syarat perjalanan baru di masa pandemi Covid-19 selama libur Imlek 12-14 Februari 2021, syarat tes Covid-19 yaitu test RT-PCR, rapid test antigen, ataupun tes GeNose C19 hanya berlaku untuk sehari atau 1x24 jam. Tribunnews/Herudin
Suasana Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, menjelang libur Imlek, Kamis (11/2/2021). Kementerian Perhubungan menerbitkan Surat Edaran soal syarat perjalanan baru di masa pandemi Covid-19 selama libur Imlek 12-14 Februari 2021, syarat tes Covid-19 yaitu test RT-PCR, rapid test antigen, ataupun tes GeNose C19 hanya berlaku untuk sehari atau 1x24 jam. Tribunnews/Herudin (Tribunnews/Herudin)

Seorang pria berusia 67 tahun berkata, "Karena saya bekerja dengan pelanggan, saya memutuskan untuk melakukan inspeksi. Saya diberi penjelasan rinci, jadi saya dapat menerimanya dengan percaya diri."

Sebagai aturan umum, pengujian menggunakan metode yang disebut "metode kumpulan" di mana beberapa sampel bersama-sama dianalisis.

Awalnya, Prefektur Hiroshima berencana untuk melakukan tes PCR skala besar pada sekitar 700.000 orang.

Tetapi karena situasi infeksi di kota Hiroshima membaik, tes tersebut ditunda, dan tujuan dari tes ini adalah untuk memastikan sistem yang dapat merespon dengan cepat dalam persiapan untuk perluasan lebih lanjut di masa depan.

Sementara itu Forum bisnis WNI di Jepang baru saja meluncurkan masih pre-open Belanja Online di TokoBBB.com yang akan dipakai berbelanja para WNI di Jepang. Info lengkap lewat email: bbb@jepang.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved