Breaking News:

Hati-hati dengan Jasa Titipan, Sekelompok WNI Ditangkap Polisi Jepang karena Kedapatan Bawa Narkoba

Para WNI tersebut menyatakan sebagai barang titipan teman-temannya di Indonesia dan telah diproses pihak kepolisian Jepang.

Istimewa
Berbagai narkoba di Jepang disita kepolisian. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Sekelompok WNI ditangkap kepolisian Jepang karena membawa barang titipan narkoba tanpa sepengetahuannya.

"Sekelompok WNI lebih dari 10 orang pernah ditangkap di bandara internasional Jepang karena kedapatan membawa narkoba dari Indonesia," papar sumber Tribunnews.com, Jumat (19/2/2021).

Para WNI tersebut menyatakan sebagai barang titipan teman-temannya di Indonesia dan telah diproses pihak kepolisian Jepang.

"Akhirnya mereka harus mendekam di penjara Jepang selama beberapa waktu sebelum akhirnya dikembalikan ke Indonesia lagi," lanjutnya.

Karena itu dia mengatakan jangan pernah melakukan jasa titipan, karena berisiko tinggi dan di Jepang pasti akan tertangkap karena pendeteksian sangat ketat akhir-akhir ini.

Pendeteksian di Jepang saat ini selain menggunakan sensor yang ada juga dikerahkan anjing pelacak yang khusus mengetahui berbagai barang yang dilarang masuk ke Jepang, bukan hanya narkoba tetapi misalnya daging mentah dan sebagainya.

Baca juga: Fenomena Kodokushi di Jepang, Lansia Hidup Sendirian dan Meninggal Tanpa Diketahui Orang Lain

Baca juga: Asal Usul Dibentuknya Kementerian Kesepian dan Isolasi Jepang, Berawal dari Tekanan Kalangan Oposisi

Di Jepang sendiri ada WNI yang melakukan penanaman pohon ganja di sebuah gunung dan jejaknya telah ditandai oleh polisi.

"Kita tinggal menangkap dia dengan mudah pada saat yang tepat," ungkap sumber Tribunnews.com yang lain dari pihak kepolisian.

Kesulitan ekonomi akibat pandemi Covid-19 mulai banyak yang mengambil jalan pintas di Jepang untuk mendapatkan uang dengan cepat.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved