Breaking News:

Pengusaha Jepang Bidang Medis Berharap Kerja Sama Indonesia untuk Keuntungan Bersama

Perlu kerja keras dan kepercayaan bersama antara kedua pihak, meskipun awalnya mungkin susah, tetapi akan menghasilkan suatu keberhasilan.

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Seiki Nishiza (56), pengusaha Jepang bidang medis dan penjaminan orang asing. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Kerja sama dua pihak antara Indonesia dengan Jepang akan sangat menguntungkan, terutama bagi WNI yang berada di Jepang.

"WNI atau orang asing yang datang ke Jepang pasti akan kesulitan mencari rumah, harus ada penjaminnya perusahaan Jepang baru bisa mendapatkan rumah," ungkap Seiki Nishiza, CEO Bon Welfare kepada Tribunnews.com, Jumat (26/2/2021).

Perusahaannya selain bergerak di bidang medis, seperti anti aging dan rumah jompo di banyak tempat di Jepang (Fukuoka, Oita, Nagasaki dan Shimane), juga bergerak menjaminkan seseorang, terutama orang asing,  saat memasuki rumah baru yang disewanya.

"Namun apabila dua negara atau ada lembaga keuangan yang bekerjasama dengan kita, kerja sama dengan baik, saling tukar informasi, maka orang asing itu akan mudah kita ketahui keberadaan serta kekuatan finansialnya di negaranya dan kita bisa segera menjaminnya di Jepang. Sehingga memudahkan dia mendapatkan rumah tinggalnya," tambahnya.

Baca juga: Imbas Pandemi Covid-19, Syahrini dan Reino Barack Hampir 4 Bulan di Jepang

Baca juga: Panitia Belum Pastikan Pengaturan terkait Penonton Olimpiade 2021 di Jepang

Menurutnya, kerja sama dan saling percaya adalah sebuah kekuatan yang luar biasa untuk bisa mencapai sukses yang lebih jauh lagi.

"Bisnis itu dijalankan dengan saling percaya dan saling tukar informasi. Kesulitan mungkin pada awalnya, tetapi kalau sudah dekat dan percaya maka akan mendapatkan hal-hal yang sangat menguntungkan bersama dan mencapai keberhasilan bersama di masa depan. Bagi WNI pun kalau kita ada kerja sama dengan lembaga keuangan di Indonesia, dengan mudah bisa menjamin WNI tersebut mencari rumah tinggalnya di Jepang," kata dia.

Oleh karena itu perlu kerja keras dan kepercayaan bersama antara kedua pihak, meskipun awalnya mungkin susah, tetapi akan menghasilkan suatu keberhasilan bagi semuanya.

Nishiza juga berusaha di bidang anti aging yang bekerjasama dengan para peneliti Jepang untuk menciptakan kesegaran bidang kesehatan manusia.

"Yang sudah tua akan tetap tampak awet muda dengan anti aging ini. Di rumah jompo kita juga para lansia yang mau melakukan anti aging di klinik kita juga bisa melakukannya sehingga selain kita rawat dengan baik dia juga bisa tetap segar dan tampak awet muda," kata dia.

Demikian pula panti jompo yang dimilikinya juga menerima sejumlah perawat Indonesia yang mau bekerja di Jepang.

Bisa mengirimkan CV ke: nurse@jepang.com

"Saat ini kita memang sedang membutuhkan banyak perawat tentu yang bisa berbahasa Jepang minimal JLPT N-3. Penduduk Jepang semakin menua dan perlu perawatan lebih lanjut. Silakan bagi WNI yang mau bekerja sebagai perawat di Jepang, kami akan menerimanya dengan baik," ujarnya.

Sementara itu Forum bisnis WNI di Jepang baru saja meluncurkan pre-open Belanja Online di TokoBBB.com yang akan dipakai berbelanja para WNI di Jepang. Info lengkap lewat email: info@tokobbb.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved