Breaking News:

Data Hampir Sejuta Anggota Maskapai Penerbangan ANA Jepang Bocor

Informasi anggota seperti nama sekitar satu juta orang telah bocor ke luar, namun tidak dengan data kartu kredit.

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Pesawat ANA Jepang di Bandara Narita, Jepang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Data keanggotaan All Nippon Airways (ANA) bocor melalui sebuah perusahaan Swiss yang mengelola informasi tentang beberapa maskapai penerbangan.

Informasi anggota seperti nama sekitar satu juta orang telah bocor ke luar, namun tidak dengan data kartu kredit.

"Kerusakan serupa pernah terjadi di Japan Airlines, tetapi kedua perusahaan baik JAL maupun ANA tidak membagikan informasi seperti kartu kredit dan nomor paspor dengan perusahaan Swiss tersebut dan tidak membocorkannya ke luar," ungkap sumber Tribunnews.com, Minggu (7/3/2021).

Menurut pihak ANA, sebuah perusahaan Swiss yang mengelola informasi tentang beberapa maskapai penerbangan telah diretas oleh akses yang tidak sah, dan notasi alfabet untuk sekitar 1 juta pengguna "anggota premium" ANA, termasuk anggota yang sering melakukan penerbangan bocor ke luar.

Baca juga: PM Jepang Kunjungi Fukushima, Tanggung Jawab Selesaikan Rekonstruksi Pasca Gempa

Baca juga: Jepang akan Lakukan Pemeriksaan Covid-19 Skala Besar di 30.000 Fasilitas Lansia

"Kami sangat meminta maaf atas keprihatinan yang kami timbulkan kepada anggota kami dan pihak terkait lainnya," ungkap ANA dalam pernyataan resminya.

Japan Airlines juga telah mengumumkan bahwa informasi seperti nama dan nomor keanggotaan untuk sekitar 920.000 orang telah bocor, tetapi tidak ada data perusahaan mengenai informasi seperti kartu kredit dan nomor paspor dengan perusahaan Swiss, sehingga tidak bocor.

Menurut All Nippon Airways, perusahaan Swiss yang diretas tersebut telah mengambil tindakan dan tidak ada kerusakan lebih lanjut yang akan terjadi di masa mendatang.

Kedua perusahaan akan mengambil tindakan seperti menghubungi pengguna atau anggota masing-masing melalui email.

Sementara itu Forum bisnis WNI di Jepang baru saja meluncurkan pre-open Belanja Online di TokoBBB.com yang akan dipakai berbelanja para WNI di Jepang. Info lengkap lewat email: bbb@jepang.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved