Jumat, 17 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Hal-Hal yang Perlu Diketahui Soal Ranjau Laut Selat Hormuz: Iran Pun Bingung Membersihkannya

Saking banyak dan berbahayanya ranjau laut di Selat Hormuz, Iran tak bisa memberi jaminan atas pembersihannya secara penuh.

Tribunnews.com/Tangkap Layar/WN
PENUH RANJAU - Tangkap layar WN yang menunjukkan posisi kapal-kapal di Selat Hormuz. Selat yang menjadi jalur penting perdagangan dunia itu dipenuhi ranjau laut yang dipasang Iran dalam perang melawan serangan Amerika Serikat dan Israel. 

Hal-Hal yang Perlu Diketahui Soal Ranjau Laut Selat Hormuz: Iran Pun Bingung Membersihkannya

TRIBUNNEWS.COM - Amerika Serikat (AS) berencana melakukan operasi anti-ranjau di Selat Hormuz setelah Iran memasang ranjau dalam perang yang dimulai pada 28 Februari 2024.

 Ranjau apa saja yang mungkin tersembunyi di bawah perairan selat tersebut?

Siapa atau apa yang dapat menyingkirkannya?

Apa dampak operasi penambangan ini terhadap pelayaran dan keamanan global?

Baca juga: Selat Hormuz Dijejali Ranjau Laut Iran, Bagaimana Cara Angkatan Laut AS Membersihkannya?

Seperti diketaui, Iran telah menutup sebagian besar jalur air strategis tersebut untuk  lalu lintas maritim sejak perang AS-Israel dimulai akhir Februari.

Pembersihan ranjau adalah tugas yang sulit.

Baik Iran maupun AS tidak dapat menjamin penghapusan sepenuhnya bahan peledak mematikan ini.

Artinya, kedua kubu tak bisa memberi jaminan kalau pembersihan 100 persen ranjau laut bisa dilakukan.

Berikut adalah hal-hal yang perlu Anda ketahui.

Bagaimana Iran Memasang Ranjau di Selat Hormuz?

Menurut laporan, Iran telah menggunakan kapal permukaan kecil untuk memasang ranjau di sepanjang jalur sempit Selat Hormuz setelah kehilangan kapal angkatan laut yang ukurannya lebih besar akibat serangan AS-Israel.

Tidak diketahui berapa banyak ranjau yang mungkin telah dipasang Iran, dengan beberapa laporan mengklaim jumlahnya bisa mencapai puluhan.

Iran dilaporkan mengatakan bahwa mereka tidak dapat menemukan atau memindahkan semuanya.

Ranjau Bagian dari Perangkat Persenjataan Iran

Iran telah menggunakan taktik perang asimetris dalam konflik yang sedang berlangsung.

Taktik asimetris ini termasuk penggunaan drone, rudal anti-kapal, dan kapal serang cepat. Pemasangan ranjau di sepanjang Selat Hormuz adalah strategi lain.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved