Breaking News:

Olimpiade 2021

Survei NNN: 77 Persen Warga Tolak Kedatangan Orang Asing ke Olimpiade Jepang

Hanya 18 persen saja yang mendukung masuknya warga asing ke Jepang. Sisa persentase tidak berkomentar.

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Hasil survei NNN / Yomiuri Shimbun 5-7 Maret 2021 dukungan kepada PM Jepang (warna merah) dan yang tidak mendukungnya (warna biru). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Sebanyak 77 persen warga yang tinggal di Jepang menentang kehadiran orang asing untuk menonton Olimpiade yang diselenggarakan 23 Juli 2021 mendatang.

Demikian hasil jajak pendapat NNN/Yomiuri Shimbun periode 5 hingga 7 Maret 2021.

Sebanyak 77 persen responden menjawab menentang penerimaan penonton dari luar negeri untuk Olimpiade yang akan dilakukan mulai 23 Juli 2021 di Tokyo.

Hanya 18 persen saja yang mendukung masuknya warga asing ke Jepang. Sisa persentase tidak berkomentar.

Jajak pendapat dilakukan lewat telepon saluran tetap 525 orang menjawab (tingkat respons 63 persen) dan 541 orang lewat ponsel (tingkat respons 47 persen).

Baca juga: Benarkah Gaji Ketua Olimpiade Jepang Sebesar Rp 5,2 Miliar Setahun Bakal Hilang?

Baca juga: Estafet Obor Olimpiade 25 Maret 2021 Dimulai dari Prefektur Fukushima Jepang

Sebanyak 1.066 orang menanggapi survei tersebut antara tanggal 5 Maret sampai dengan 7 Maret 2021.

Di sisi lain, 45 persen dari responden menjawab bahwa mereka "setuju" dengan tujuan penyelenggaraan Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo yang dijadwalkan pada musim panas ini bersama para penonton.

Sedangkan yang menentang bersifat antagonis mengenai penyelenggaraan Olimpiade sebanyak 48 persen.

Dalam jajak pendapat akhir pekan itu, sekitar 80 persen orang menjawab bahwa mereka "mengevaluasi" perpanjangan status darurat pemerintah di Tokyo dan prefektur lainnya selama dua minggu dengan baik.

Pembangunan kursi penonton di sebuah Stadion Olimpiade di Tokyo, Senin (22/2/2021).
Pembangunan kursi penonton di sebuah Stadion Olimpiade di Tokyo, Senin (22/2/2021). (Foto NHK)

Sebanyak 48 persen responden menjawab bahwa mereka "mendukung" Kabinet Yoshihide Suga, naik 9 poin dari survei bulan lalu. Dan "Saya tidak mendukung" sebanyak 42 persen.

Selain itu, 78 persen responden menjawab bahwa mereka "mengevaluasi" perpanjangan status darurat pemerintah yang dikeluarkan ke Tokyo dan prefektur lainnya selama dua minggu, mendukung sepenuhnya.

Lebih dari 80 persen responden menjawab bahwa para eksekutif Kementerian Dalam Negeri dan Komunikasi menerima hiburan dari perusahaan yang berhubungan dengan siaran satelit tempat putra sulung Perdana Menteri Suga sangatlah buruk (menentang).

Sementara itu Forum bisnis WNI di Jepang baru saja meluncurkan pre-open Belanja Online di TokoBBB.com yang akan dipakai berbelanja para WNI di Jepang. Info lengkap lewat email: bbb@jepang.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved