Breaking News:

Pembayaran Gaji PNS Kementerian Kesehatan Jepang via Ponsel, Federasi Buruh Tak Setuju

Federasi buruh karyawan swasta Jepang memiliki kekhawatiran tentang keamanan pembayaran smartphone (ponsel).

Foto Richard Susilo
Gedung kementerian kesehatan dan tenaga kerja Jepang 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Pemerintah Jepang rencananya akan melakukan pembayaran gaji PNS Kementerian Kesehatan dan Tenaga Kerja Jepang langsung ke ponsel karyawan. Namun di pihak perusahaan swasta, banyak federasi buruh menentang sistem tersebut.

"Kami akan melembagakan sesegera mungkin pada tahun 2021 ini pembayaran gaji lewat ponsel langsung, tidak transfer bank," papar sumber Tribunnews.com, Selasa (6/4/2021).

Pada pertemuan Sub-komite Dewan Kebijakan Ketenagakerjaan berikutnya, yang membahas masalah ini, pihak kementerian akan mengklarifikasi kebijakan penyajian rencana sistem yang konkret.

Strategi pertumbuhan pemerintah bertujuan untuk mewujudkan pembayaran gaji secara digital tanpa melalui rekening bank pada akhir tahun fiskal 2020.

Baca juga: 47 Guru Cabul di Jepang Tak Bisa Perpanjang Lisensi Mengajar Selama 3 Tahun

Baca juga: Pemerintah Jepang Pertimbangkan Sistem 3 Hari Kerja dalam Seminggu

Namun, komunitas buruh, seperti banyak Federasi Buruh saat ini telah menentang kebijakan pemerintah itu dan meminta segera mencabut kebijakan tersebut.

Federasi buruh karyawan swasta Jepang memiliki kekhawatiran tentang keamanan pembayaran smartphone (ponsel).

Aliansi buruh Jepang juga memperhatikan perlindungan pelanggan jika terjadi kebangkrutan perusahaan penyelesaian, dan diskusi terkait uang diperkirakan akan menjadi sulit kalau pembayaran lewat sistem pembayaran langsung ke ponsel, tidak transaksi transfer bank.

Sementara itu telah terbit buku baru "Rahasia Ninja di Jepang" berisi kehidupan nyata ninja asli di Jepang yang penuh misteri, mistik, ilmu beladiri luar biasa dan tak disangka adanya penguasaan ilmu hitam juga. informasi lebih lanjut ke: info@ninjaindonesia.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved