Sabtu, 2 Mei 2026

Jepang dan AS Serius Bicarakan Masalah Taiwan Serta Laut China Timur dan Laut China Selatan

Suga menyatakan bahwa lingkungan keamanan yang semakin parah di Asia Timur sehingga perlu memperkuat penangkalan aliansi Jepang-AS.

Tayang:
Editor: Dewi Agustina
Foto Istimewa/Richard Susilo
PM Jepang Yoshihide Suga (kiri) dan Presiden Amerika Serikat Joe Biden (kanan). 

"Benar bahwa situasi yang sulit terus berlanjut. Kami akan memberikan prioritas utama pada resolusi damai," ujarnya.

Perdana Menteri memposisikan Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo musim panas ini sebagai "simbol persatuan di dunia" dan menyatakan tekadnya untuk menyelenggarakan Olimpiade tersebut.

Pulau buatan yang jadi pertahanan militer China di Laut China Selatan.
Pulau buatan yang jadi pertahanan militer China di Laut China Selatan. (WSJ)

Presiden Biden pun mendukung kuat rencana dan upaya Jepang untuk menyelenggarakan Olimpiade mendatang.

Mengenai masalah penculikan orang Jepang oleh Korea Utara, kedua pemimpin berbagi pengakuan bahwa itu adalah masalah hak asasi manusia yang serius dan menegaskan kembali bahwa mereka akan bekerja sama dalam "resolusi segera".

Mengenai pengembangan nuklir dan rudal, dia mengatakan akan menyerukan pembuangan yang lengkap, dapat diverifikasi dan tidak dapat diubah (CVID = complete, verifiable, and irreversible dismantlement).

Kedua pemimpin sepakat untuk meluncurkan "Kemitraan Iklim Jepang-AS" untuk memimpin "dekarbonisasi" atas perubahan iklim.

Presiden Biden menyinggung pertemuan puncak perubahan iklim minggu depan dan menyatakan bahwa dia akan "membuat komitmen yang ambisius."

Sementara itu telah terbit buku baru "Rahasia Ninja di Jepang" berisi kehidupan nyata ninja asli di Jepang yang penuh misteri, mistik, ilmu beladiri luar biasa dan tak disangka adanya penguasaan ilmu hitam juga. informasi lebih lanjut ke: info@ninjaindonesia.com

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved