Breaking News:

Penanganan Covid

Selama 2 Minggu Mulai Besok Gemerlap Malam di Tokyo Jepang Hanya Diperbolehkan Sampai Jam 8

Toko yang menjual minuman beralkohol mulai Minggu besok dilarang untuk beroperasi.

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Karaoke dan hiburan malam di Kabukicho Shinjuku Tokyo Jepang. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Deklarasi Darurat Covid-19 (PSBB) Jepang telah diumumkan secara resmi oleh PM Jepang Yoshihide Suga, Jumat (23/4/2021) malam. Dan kekuasaan kini ada pada Gubernur Tokyo Yuriko Koike sesuai UU Antisipasi Pandemi Corona.

"Mulai Minggu kami berharap semua gemerlap malam, iluminasi segala macam lampu hiasan selesai jam 20.00," kata Gubernur Yuriko Koike, Jumat (23/4/2021).

Dengan gemerlap malam serta lampu iluminasi dan sebagainya, diperkirakan menjadi daya tarik warga untuk mencari minuman di malam hari di berbagai tempat hiburan termasuk toko minuman.

Namun toko minuman beralkohol mulai Minggu besok dilarang untuk beroperasi.

"Toko minuman beralkohol selama PSBB akan dilarang. Dia bisa buka kalau tidak menyajikan minuman beralkohol," kata Gubernur Yuriko Koike.

Baca juga: Sambil Menundukkan Kepala, PM Jepang Meminta Maaf Deklarasi Darurat Covid-19 Kembali Diberlakukan

Dengan demikian antisipasi pandemi corona lebih kepada restoran atau toko yang menyajikan minuman beralkohol serta harus selesai beroperasi jam 20.00 waktu Jepang selama PSBB sampai dengan 11 Mei 2021.

Toko-toko tersebut akan mendapat uang subsidi termasuk karaoke, toko serba ada, bowling center yang luasnya lebih dari 1.000 meter persegi diminta berhenti operasi dan akan mendapat uang subsidi dari pemerintah.

Theme Park seperti Universal Studio Japan akan tutup selama PSBB, demikian pula Tokyo Disneyland yang berada di Chiba apabila Pemda Chiba minta tutup maka akan ditutup. Chiba tidak dikenakan PSBB.

PM Jepang Yoshihide Suga berulang kali menundukkan kepalanya meminta maaf kepada masyarakat atas diberlakukannya Deklarasi Darurat (PSBB), Jumat (23/4/2021).
PM Jepang Yoshihide Suga berulang kali menundukkan kepalanya meminta maaf kepada masyarakat atas diberlakukannya Deklarasi Darurat (PSBB), Jumat (23/4/2021). (Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo)

PSBB hanya diterapkan di Tokyo, Osaka, Hyogo dan Kyoto.

Mahasiswa diminta belajar lewat online, dan kegiatan sekolah (club sekolah) dilarang.

Konbini (convenient store) serta supermarket tetap jalan seperti biasa. Restoran keluarga (familres) boleh berjalan seperti biasa tetapi diharapkan tanpa minuman keras.

Baca juga: Breaking News: PM Jepang Umumkan Deklarasi Darurat Ke-3 Untuk Tokyo, Osaka, Hyogo Kyoto

Beberapa famires seperti Amataro dan Gusto setuju untuk tidak menjual alkohol.

Sementara itu telah terbit buku baru "Rahasia Ninja di Jepang" berisi kehidupan nyata ninja asli di Jepang yang penuh misteri, mistik, ilmu beladiri luar biasa dan tak disangka adanya penguasaan ilmu hitam juga. informasi lebih lanjut ke: info@ninjaindonesia.com

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved