Breaking News:

Richard Medhurst : Israel di Balik Agenda Perang AS di Suriah

Efraim Halevy, mantan Kepala Dinas Intelijen Israel, Mossad, mengakui Israel memberikan bantuan kepada pejuang Al Qaeda.

AFP/Delil SOULEIMAN
Kendaraan lapis baja militer AS berpatroli dekat ladang minyak Rumaylan di Provinsi Hasakeh yang dikuasai Kurdi Suriah pada 17 September 2020. 

Sementara beberapa orang berpendapat tujuan utamanya adalah membangun jalur pipa Qatar-Turki melalui Suriah dan mengurangi pangsa pasar Rusia di Eropa.

Saya pikir tujuan utama AS selalu difokuskan pada perubahan rezim dan untuk menghilangkan "duri" di sisi Israel.

Suriah menolak mengakui Israel dan tidak memiliki hubungan resmi dengan pendudukan Zionis. Suriah telah berselisih dengan Israel selama 73 tahun terakhir.

Tidak hanya sejak dimulainya pendudukan Palestina pada 1948, tetapi juga pencaplokan Dataran Tinggi Golan Suriah pada 1967 dan pencaplokannya.

Suriah mendukung berbagai gerakan perlawanan di seluruh wilayah termasuk perlawanan Palestina, Hizbullah, Pasukan Mobilisasi Populer di Irak.

Selain itu, Suriah bersekutu dengan Iran, Rusia, dan bagian dari apa yang disebut "Poros Perlawanan".

AS, Inggris Raya, dan negara-negara lain mulai mendanai kelompok-kelompok bersenjata di Suriah, menyalurkan senjata dan pasokan kepada mereka, untuk menggulingkan pemerintah Suriah.

Efraim Halevy, mantan Kepala Dinas Intelijen Israel, Mossad, bahkan mengakui dalam sebuah wawancara bahwa Israel telah memberikan bantuan kepada para pejuang Al Qaeda hanya karena menguntungkan bagi mereka untuk melihat kejatuhan pemerintah Suriah.

Meskipun demikian, pertaruhan mereka sejauh ini gagal. Suriah telah merebut kembali sebagian besar wilayahnya dari ISIS dan teroris yang didukung asing lainnya.

Mereka bahkan memiliki hubungan yang lebih kuat dengan sekutunya daripada sebelumnya. Ambil contoh pelabuhan angkatan laut Rusia di Tartus, yang memberinya akses ke Laut Mediterania.

Halaman
1234
Editor: Setya Krisna Sumarga
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved