Breaking News:

Virus Corona

7.000 Dosis Vaksin Covid-19 di Jepang Terbuang Gara-gara Metode Pengenceran

Di Minato-ku, Tokyo, vaksin diencerkan dua kali lebih banyak dari jumlah yang ditentukan, dan 12 dosis dibuang.

Richard Susilo
Vaksin Moderna yang mulai banyak dipakai di Jepang setelah 21 Mei 2021 disahkan penggunaannya oleh pemerintah Jepang 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Kegagalan dalam kontrol suhu atau metode pengenceran yang salah di Jepang mengakibatkan 7.000 vaksin terbuang.

Menurut liputan dan tabulasi Yomiuri Shimbun berdasarkan kasus yang diterbitkan oleh pemerintah daerah, telah mencapai lebih dari 7.000 kali secara nasional vaksin terbuang.

Di tempat vaksinasi di Minato-ku, Tokyo, di mana vaksin dibuang karena kesalahan, konfirmasi yang cermat sebelum injeksi dilakukan secara menyeluruh (di wilayah yang sama pada tanggal 3 Juni 2021) telah pula terjadi kesalahan sehingga vaksin terbuang.

Di Rumah Sakit Organisasi Rumah Sakit Nasional Rumah Sakit Omuta (Kota Omuta, Prefektur Fukuoka) dan tempat vaksinasi massal di Kota Kobe, lebih dari 1.000 dosis masing-masing dibuang karena kesalahan seperti meninggalkan vaksin Pfizer AS, yang memerlukan kontrol suhu rendah, di kamar khusus.

Di Minato-ku, Tokyo, vaksin diencerkan dua kali lebih banyak dari jumlah yang ditentukan, dan 12 dosis dibuang.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Jepang Capai 10 Persen, Jumlah Kasus Baru Virus Corona Menurun

"Kami mengambil tindakan menyeluruh untuk mencegah kesalahan, seperti apakah jarum suntik berisi jumlah cairan yang benar," ungkap sumber Pemda Minatoku.

Vaksinasi domestik dimulai pada 17 Februari untuk profesional medis dan diperluas ke orang tua mulai 12 April.

Hingga 3 Juni, jumlah vaksinasi telah mencapai sekitar 8,09 juta untuk staf medis dan sekitar 7,51 juta untuk orang tua.

Sekitar 15 persen penduduk Jepang saat ini telah divaksinasi umumnya dengan Pfizer dan vaksin Moderna (izin penggunaan ke luar 21 Mei 2021) mulai digunakan sejak 24 Mei 2021 lalu.

Sementara itu beasiswa dan upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved