Breaking News:

Israel Peringatkan Dunia Soal Presiden Baru Iran Ebrahim Raisi: Dia Penjagal Teheran

Israel menentang terpilihnya Ebrahim Raisi sebagai presiden baru Iran dan memperingatkan dunia soal hal ini.

Tasnim News Agency/Wikipedia
Ebrahim Raisi, tokoh konservatif Iran tampil di kampanye kepresidenan 2017. Raisi gagal mengalahkan Hassan Rouhani, yang akhirnya tepriulih sebagai Presiden ke-7 Republik Islam Iran. 

TRIBUNNEWS.COM - Israel menentang terpilihnya Ebrahim Raisi sebagai presiden baru Iran dan memperingatkan dunia soal hal ini.

Ebrahim Raisi dinyatakan sebagai presiden Iran terpilih pada Sabtu (19/6/2021).

Raisi akan dilantik pada Agustus mendatang.

Diketahui Raisi merupakan hakim tertinggi Iran dan terkenal dengan pandangan ultra-konservatif.

Dia pernah dijatuhi sanksi dari Amerika Serikat terkait dengan eksekusi tahanan politik.

Setelah dinyatakan menang pemilu, Raisi menyatakan janjinya untuk memperkuat kepercayaan kepada pemerintah dan menjadi pemimpin bagi bangsa.

Foto selebaran ini dibagikan oleh Klub Jurnalis Muda Iran (YJC) menunjukkan kandidat presiden Iran Ebrahim Raisi, selama debat ketiga yang disiarkan televisi menjelang pemilihan 18 Juni, di studio televisi Negara Iran di Teheran pada 12 Juni 2021.
Foto selebaran ini dibagikan oleh Klub Jurnalis Muda Iran (YJC) menunjukkan kandidat presiden Iran Ebrahim Raisi, selama debat ketiga yang disiarkan televisi menjelang pemilihan 18 Juni, di studio televisi Negara Iran di Teheran pada 12 Juni 2021. (MORTEZA FAKHRI NEZHAD / YJC NEWS AGENCY / AFP)

Baca juga: Pilpres Iran 2021: Pemungutan Suara Ditutup setelah 19 Jam, Siapa yang Keluar sebagai Pemenang?

Baca juga: Profil Ebrahim Raisi, Presiden Baru Iran yang Baru Terpilih Hari Ini

"Saya akan membentuk pemerintahan yang bekerja keras, revolusioner dan anti korupsi," katanya seperti dikutip media pemerintah.

Namun kabar ini dibalas kritikan oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel, Lior Haiat melalui utasnya di Twitter.

Dilansir BBC, Haiat menyebut Raisi sebagai presiden Iran paling ekstrem dan "penjagal Teheran". 

"Dia adalah tokoh ekstremis, yang berkomitmen pada program nuklir militer Iran yang berkembang pesat," tulis Haiat.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel, Lior Haiat melalui utasnya di Twitter menyebut Presiden baru Iran Ebrahim Raisi sebagai presiden Iran paling ekstrem dan
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel, Lior Haiat melalui utasnya di Twitter menyebut Presiden baru Iran Ebrahim Raisi sebagai presiden Iran paling ekstrem dan "penjagal Teheran". (Tangkap Layar Twitter @LiorHaiat)
Halaman
123
Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved