Breaking News:

881 Pegawai Dinas Rahasia AS Positif Covid-19, Setengahnya Agen Khusus untuk Presiden dan Pejabat

881 Pegawai Dinas Rahasia AS positif Covid-19 pada 1 Maret 2020-9 Maret 2021, setengahnya agen khusus yang bertanggung jawab pada presiden dan pejabat

teenvogue
Donald Trump menghadiri pencalonan Hakim Amy Coney Barret September 2020 

TRIBUNNEWS.COM – 881 Pegawai Dinas Rahasia AS dinyatakan positif Covid-19 antara 1 Maret 2020, dan 9 Maret 2021. Lebih dari 11 persen karyawan Dinas Rahasia AS terinfeksi.

Informasi ini diungkap dari dokumen yang diperoleh Citizens for Responsibility and Ethics di Washington (Citizens for Responsibility and Ethics in Washington-CREW). Kelompok ini  meminta informasi melalui Undang-Undang Kebebasan Informasi.

Meskipun data itu tidak mencantumkan nama atau tugas, namun  ini menunjukkan bahwa 477 karyawan tersebut bekerja di divisi agen khusus.

Divisi ini adalah bagian yang bertanggung jawab atas keselamatan dan keamanan presiden, wakil presiden, keluarga mereka, dan pejabat pemerintah lainnya.

Menurut dokumen, 249 agen adalah anggota Divisi Seragam, 131 bekerja di posisi administrasi, profesional, teknis, 12 petugas perlindungan investigasi, dan 12 penyelidik keamanan teknis.

Baca juga: Trump Digugat Keturunan Tionghoa Gara-gara Sebut Covid-19 Sebagai “Virus China”

Baca juga: Para Mantan Presiden Amerika, Kecuali Donald Trump, Kampanyekan Program Vaksinasi Covid-19

Secret Service mempekerjakan sekitar 3.200 agen khusus, 1.300 petugas Divisi Berseragam, dan lebih dari 2.000 personel dukungan teknis, profesional, dan administratif lainnya.

Juru bicara Dinas Rahasia Justine Whelan mengatakan pengujian Covid-19 terhadap karyawan bersifat proaktif dengan lebih dari 25.000 tes dilakukan.

"Misi penegakan hukum penting Dinas Rahasia AS mengharuskan karyawan agensi untuk tetap berhubungan terus menerus dengan publik selama pandemi," kata Whelan.

“Sekarang dan selama pandemi, Dinas Rahasia AS sepenuhnya siap dan memiliki staf untuk berhasil memenuhi tantangan ini,” kata Whelan.

Mantan Presiden Donald Trump dan ibu negara saat itu Melania Trump keduanya dinyatakan positif terkena virus pada bulan Oktober.

Baca juga: Berbulan-bulan Cenderung Pasif, Donald Trump Akhirnya Ajak Warga Amerika untuk Divaksinasi Covid-19

Baca juga: Dulu Remehkan Covid-19, Donald Trump dan Melania Diam-diam Minta Divaksin Covid-19 Sebelum Lengser

Halaman
12
Editor: hasanah samhudi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved