Breaking News:

Bunuh Diri

Pendiri Antivirus John McAfee Tewas Gantung Diri di Penjara, Tak Lama Setelah Keputusan Ekstradisi

Pendiri antivirus John McAfee ditemukan tewas gantung diri di penjara di Spanyol, tak lama setelah diputuskan ia akan diekstradisi ke Amerika Serikat

FRED DUFOUR / AFP
John McAfee, pendiri perusahaan anti-virus McAfee, berbicara selama Konferensi Keamanan Internet China di Beijing pada 16 Agustus 2016. 

TRIBUNNEWS.COM, BARCELONA – Pendiri antivirus John McAfee ditemukan tewas di sel penjaranya di Spanyol pada Rabu (23/6) waktu setempat.

Informasi kematian McAfee ini muncuk  tak lama setelah pengadilan menyetujui ekstradisinya ke Amerika Serikat, di mana ia dicari karena penggelapan pajak.

Juru bicara Lembaga pemasyarakat wilayah timur laut Catalonia ini membenarkan laporan kematian John McAfee.

“Pria berusia 75 tahun itu ditemukan tewas di selnya di penjara Brians 2, dekat Barcelona tampaknya karena bunuh diri,” ujarnya.

Seorang juru bicara badan hukum cabang Catalan yang mengawasi pengadilan Spanyol, Dewan Umum Kehakiman (CGPJ), juga mengkonfirmasi bahwa McAfee telah ditemukan tewas bunuh diri di selnya sekitar pukul 19:00 waktu setempat, atau hari Kamis WIB.

Baca juga: Pendiri Antivirus McAfee Terancam Penjara hingga 100 Tahun atas Kasus Penipuan dan Penggelapan Uang

Baca juga: McAfee Prediksi Enam Ancaman Keamanan Ini akan Marak di 2021

Sebuah laporan Reuters mengutip pengacara McAfee mengatakan dia meninggal dengan cara gantung diri.

McAfee telah dipenjara di Spanyol sejak dia ditangkap di bandara Barcelona pada Oktober 2020, tepat saat dia akan naik pesawat ke Istanbul.

Dia diduga sengaja tidak mengajukan pengembalian pajak antara 2014 dan 2018, meskipun menghasilkan jutaan uang dari pekerjaan konsultasi, cryptocurrency, dan menjual hak atas kisah hidupnya.

Jika terbukti bersalah, dia bisa menghadapi hukuman hingga 30 tahun penjara.

Dalam sebuah pernyataan, departemen kehakiman regional Catalonia hanya mengatakan bahwa penyelidikan telah dibuka setelah seorang narapidana berusia 75 tahun yang tidak disebutkan namanya yang menghadapi ekstradisi ke AS ditemukan tewas di selnya di penjara.

Baca juga: Vladimir Putin: Rusia Siap Mengekstradisi Penjahat Cyber ke Amerika

Halaman
123
Editor: hasanah samhudi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved