Breaking News:

Olimpiade Tokyo

Sukarelawan dan Para Staf Panitia Olimpiade Jepang Mulai Disuntik Vaksin Covid-19

Para relawan yang baru dan sisa lainnya akan menerima vaksinasi pertama dari 30 Juni hingga 3 Juli, dan vaksinasi kedua akan dimulai pada 31 Juli.

Foto Richard Susilo
Logo Olimpiade di depan gedung olahraga nasional Jepang yang akan jadi tempat Pembukaan Olimpiade 23 Juli 2021 mendatang 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Para sukarelawan Olimpiade berjumlah 70.000 orang sudah mulai divaksinasi Covid-19. Demikian pula dengan para staf panitia yang terkait Olimpiade.

"Perlahan-lahan para sukarelawan Olimpiade sudah mulai divaksinasi, juga para staf panitia terkait Olimpiade," papar Menteri Olimpiade Tamayo Marukawa kepada Tribunnews.com beberapa waktu lalu.

Panitia Penyelenggara Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo yang ditemui Tribunnews.com Sabtu (26/6/2021) juga membenarkan hal tersebut.

"Hingga saat ini, Komite Olimpiade Internasional (IOC) memberikan vaksin gratis yang diproduksi oleh Pfizer Inc Amerika Serikat, dan sekitar 38.000 orang, termasuk mereka yang terlibat dalam Olimpiade, staf, dan media domestik, telah disuntik vaksin," ungkap sumber tersebut.

Para relawan yang baru dan sisa lainnya akan menerima vaksinasi pertama dari 30 Juni hingga 3 Juli, dan vaksinasi kedua akan dimulai pada 31 Juli selama Olimpiade.

Baca juga: Jelang Olimpiade Tokyo 2020, Chen Long Curhat Susahnya Jadi Pemenang Medali Emas

"Vaksinasi orang-orang yang terlibat dalam Olimpiade, termasuk sukarelawan, akan mengarah pada keselamatan dan keamanan tidak hanya atlet tetapi juga masyarakat dan warga Tokyo," kata Panitia Penyelenggara.

"Kami ingin mengucapkan terima kasih yang tulus kepada IOC, negara, ibu kota dan berbagai pihak untuk memberikan kesempatan ini," ujarnya.

Awalnya, 80.000 sukarelawan diamankan untuk turnamen, tetapi sebanyak 10.000 orang menolaknya.

"Tidak ada dampak khusus pada operasi dengan berkurangnya Sukarelawan tersebut," kata Sekretaris Jenderal Muto beberapa waktu lalu.

Sementara itu beasiswa (ke Jepang) dan upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved