Breaking News:

Virus Corona

Kasus Positif Covid-19 di Malaysia Masih Tinggi, PM Muhyiddin Kembali Perpanjang Masa Lockdown

Muhyiddin hanya mengatakan mereka tidak akan menghentikan lockdown sampai kasus harian turun di bawah 4.000.

Mohd RASFAN / AFP
Seorang polisi memeriksa dokumen di East Coast Expressway (Kuala Lumpur – Karak) selama lockdown parsial yang membatasi perjalanan di setiap negara bagian dan distrik untuk mengekang penyebaran virus corona Covid-19 pada 11 Mei 2021. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, KUALA LUMPUR - Malaysia akan memperpanjang lockdown atau penguncian nasional untuk menekan penyebaran Covid-19.

Hal itu disampaikan Perdana Menteri Muhyiddin Yassin, seperti dilansir dari kantor berita Malaysia, Bernama dan Channel News Asia (CNA), Minggu (27/6/2021).

Seharusnya langkah-langkah penguncian ditetapkan akan berakhir, Senin (28/6/2021).

Tidak diketahui sampai kapan perpanjangan lockdown dilakukan pemerintah Malaysia.

Muhyiddin hanya mengatakan mereka tidak akan menghentikan lockdown sampai kasus harian turun di bawah 4.000.

Dilaporkan, kasus Covid-19 di Malaysia bertambah 5.803, Sabtu (26/6/2021).

Baca juga: Tekan Penyebaran Covid-19, Kapolri Bakal Tambah Tracer Di Posko PPKM Mikro Cengkareng Barat

Pada Mei 2021, perintah kontrol gerakan nasional (MCO) diberlakukan kembali di Malaysia di tengah gelombang ketiga kasus Covid-19.

Dikenal sebagai MCO 3.0, semua sektor ekonomi diizinkan beroperasi selama periode tersebut tetapi perjalanan lintas daerah dan antarnegara serta kegiatan sosial, olahraga, dan pendidikan dilarang.

Pembatasan yang lebih ketat pada sektor ekonomi dan sosial kemudian diumumkan pada 21 Mei karena kasus positif Covid-19 di masyarakat terus meningkat.

Baca juga: HUT Bhayangkara, Kapolri Akselerasi Penanganan Covid-19 Targetkan Vaksinasi 1 Juta Orang Per Hari

Pada 11 Juni, Menteri Senior Pertahanan Ismail Sabri Yaakob mengumumkan dalam sebuah pernyataan bahwa MCO yang seharusnya akan berakhir pada 14 Juni akan diperpanjang hingga 28 Juni.

Dia mengatakan Kementerian Kesehatan telah menyampaikan laporannya dan mengusulkan kepada Dewan Keamanan Nasional (NSC) yang diketuai Perdana Menteri agar lockdown diperpanjang.

Ia mengatakan jumlah kasus Covid-19 masih di atas 5.000 setiap harinya, dengan rata-rata kasus baru berada pada angka 6.871, Kamis (10/6/2021).

Baca juga: Update COVID-19 Global Minggu 27 Juni 2021: Total Kasus Aktif 11,5 Juta, Indonesia Tertinggi ke-9

"Karena itu, lockdown akan diperpanjang selama dua minggu lagi, berlaku mulai 15 hingga 28 Juni," katanya dalam sebuah pernyataan.

Sebelumnya Direktur jenderal kesehatan Noor Hisham Abdullah pada Sabtu menegaskan kembali bahwa Malaysia mungkin akan mencapait hingga 13.000 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam pada pertengahan Juni, jika langkah-langkah protokol kesehatan dan pencegahan tidak diikuti. (Bernama/CNA/The Star)

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved