Breaking News:

Olimpiade Tokyo

Kaisar Jepang Dipastikan Hadiri Pembukaan Olimpiade 23 Juli 2021 Tanpa Didampingi Permaisuri Masako

Deklarasi pembukaan diatur dalam Piagam Olimpiade untuk dibacakan oleh kepala negara dari negara tuan rumah.

Ist
Kaisar Jepang Naruhito 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Kaisar Jepang Naruhito dipastikan akan menghadiri Pembukaan Olimpiade Tokyo sendirian tanpa didampingi Permaisuri Masako.

Badan Rumah Tangga Kekaisaran mengumumkan Selasa (20/7/2021), bahwa Yang Mulia Kaisar akan menghadiri upacara pembukaan Olimpiade Tokyo pada tanggal 23 Juli.

"Yang Mulia akan mengunjungi stadion nasional tempat tersebut (Shinjuku-ku, Tokyo) dan nyatakan pembukaannya. Permaisuri Masako tidak akan hadir," ungkap pejabat Badan Rumah Tangga Kekaisaran Jepang, Selasa.

Deklarasi pembukaan diatur dalam Piagam Olimpiade untuk dibacakan oleh kepala negara dari negara tuan rumah.

Olimpiade Tokyo 1964, musim dingin Sapporo 1972, Kaisar Showa, dan musim dingin Nagano 1998, Kaisar mengumumkan pembukaannya.

Menurut pengumuman itu, Yang Mulia Kaisar bertemu dengan Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach dan pejabat lain di Istana Kekaisaran pada tanggal 22 Juli nanti, dan dengan para pemimpin masing-masing negara yang datang ke Jepang pada tanggal 23 Juli.

Baca juga: Olimpiade dan Liburan Musim Panas, Kasus Baru Covid-19 di Tokyo Jepang Bisa Lebih 3.000 Orang/Hari

Setelah itu, Yang Mulia pindah ke Stadion Nasional dan menghadiri upacara pembukaan Olimpiade secara resmi.

Dikatakan bahwa kunjungan di istana akan mengambil tindakan pencegahan infeksi menyeluruh dan tidak akan makan, minum atau berbicara untuk waktu yang lama.

Tanpa penonton, Yang Mulia dan keluarga kekaisaran tidak akan menonton pertandingan.

Sementara pro dan kontra menyelenggarakan acara terbagi, pernyataan Yang Mulia dalam "Olympic Charter 2020 Edition, English-Japanese Bilingual Translation" bahwa "merayakan Olimpiade" dinyatakan sebagai "merayakan Olimpiade", dan "kaisar mendukung Olimpiade".

Ada kekhawatiran bahwa hal itu dapat dianggap telah selesai, dan pemerintah mengatakan sedang menyesuaikan apakah Yang Mulia akan mengumumkan hal itu dalam pembukaannya atau tidak.

Dalam Piagam Olimpiade edisi 2020, kata-kata dari deklarasi pembukaan yang diterjemahkan ke dalam bahasa Jepang sebagai "protokol (konvensi seremonial)" adalah sebagai berikut:

"Saya merayakan Modern Olympiade ke-XX dan mengumumkan pembukaan (Venue) Olympic Games ke-XX."

Sementara itu beasiswa (ke Jepang) dan upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved