Breaking News:

Virus Corona

Menteri Kesehatan Tunisia Dicopot saat Kasus Covid-19 Melonjak

Perdana Menteri Tunisia Hichem Mechichi mencopot Menteri Kesehatan Faouzi Mehdi di tengah meningkatnya kasus virus corona di negara Afrika Utara itu.

FETHI BELAID / AFP
Warga Tunisia menunggu untuk menerima dosis vaksin Sinopharm China di Palais des Congres di ibukota Tunis pada 20 Juli 2021. Tunisia, di mana stok vaksin tetap terbatas hingga saat ini, hanya memvaksinasi penuh 913.000 orang, atau sekitar 8% dari populasinya, tingkat yang tetap termasuk yang tertinggi di Afrika. 

TRIBUNNEWS.COM - Perdana Menteri Tunisia, Hichem Mechichi mencopot Menteri Kesehatan Faouzi Mehdi di tengah meningkatnya kasus virus corona di negara Afrika Utara itu.

Pada awal bulan ini, Kementerian Kesehatan mengatakan, sistem kesehatan Tunisia telah "runtuh" ‚Äč‚Äčakibat pandemi.

Pandemi juga menyebabkan lebih dari 17.000 kematian di negara yang berpopulasi sekitar 12 juta.

Melansir Al Jazeera, kantor Mechichi mengumumkan pemecatan Mehdi dalam sebuah pernyataan singkat pada Selasa (20/7/2021), tanpa memberikan alasan terkait pemecatan.

Baca juga: Norwegia, China, dan Tunisia Sepakat Minta Israel dan Hamas untuk Segera Hentikan Konflik

Baca juga: Kapal Tenggelam di Lepas Pantai Tunisia, 41 Orang Dikabarkan Tewas

Warga Tunisia
Warga Tunisia menunggu untuk menerima dosis vaksin Sinopharm China di Palais des Congres di ibukota Tunis pada 20 Juli 2021. Tunisia, di mana stok vaksin tetap terbatas hingga saat ini, hanya memvaksinasi penuh 913.000 orang, atau sekitar 8% dari populasinya, tingkat yang tetap termasuk yang tertinggi di Afrika.

Menteri Sosial Mohamed Trabelsi akan mengepalai kementerian untuk sementara waktu.

Mehdi telah memprakarsai pembukaan pusat vaksinasi untuk semua warga Tunisia berusia di atas 18 tahun pada Selasa dan Rabu.

Hal ini menyebabkan terjadinya penyerbuan.

Kementerian Kesehatan akhirnya membatasi akses vaksinasi bagi mereka yang berusia di atas 40 tahun pada Rabu untuk menghindari lonjakan kasus baru.

Pada Minggu (18/7/2021), Tunisia melaporkan 117 kematian akibat virus corona baru dan 2.520 kasus baru, sehingga total kasus yang tercatat menjadi lebih dari setengah juta.

Juru bicara Kementerian Kesehatan, Nissaf Ben Alya mengatakan pada 8 Juli 2021, situasi kesehatan di Tunisia layaknya "bencana".

Halaman
12
Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved