Jumat, 29 Agustus 2025

Penanganan Covid

Demonstran Anti-Lockdown di Australia Bentrok dengan Polisi, Langgar Aturan Covid-19

Pengunjuk rasa di Australia, tanpa protokol kesehatan, bentrok dengan kepolisian dalam aksi anti-lockdown di Sydney dan Melbourne Sabtu (24/7)

Editor: hasanah samhudi
SAEED KHAN / AFP
Warga Sydney mengantri di luar pusat vaksinasi untuk dosis vaksin mereka di Sydney pada 24 Juni 2021, karena sebagian besar penduduk dilarang meninggalkan kota untuk menghentikan penyebaran varian Delta Covid-19 yang sangat menular yang menyebar ke wilayah lain. 

Jutaan orang Australia, termasuk di Sydney dan Melbourne, saat ini sedang dalam status lockdown karena negara tersebut bergulat dengan varian Delta yang sangat menular dan tingkat inokulasi yang lambat.

Australia telah memberikan dosis yang cukup untuk  21 persen dari populasinya, menurut Pelacak Vaksin Bloomberg, dibandingkan dengan 53 persen di AS dan 62 persen di Inggris.

Kelompok Penasihat Teknis Australia pemerintah mengatakan Sabtu ini bahwa warga dewasa di wilayah Sydney sekarang harus secara serius mempertimbangkan menggunakan vaksin AstraZeneca karena tingkat infeksi di daerah tersebut dan kendala pada pasokan opsi Pfizer.

Australia bulan lalu merekomendasikan bahwa hanya orang berusia 60 tahun ke atas yang boleh menggunakan vaksin AstraZeneca, yang telah dikaitkan dengan pembekuan darah yang langka.

New South Wales melaporkan 163 kasus baru di komunitas pada hari Sabtu, dan mengkonfirmasi kematian seorang pria berusia 80-an di barat daya Sydney pada hari Jumat. Infeksi telah mencapai 1.940 kasus sejak wabah dimulai pada pertengahan Juni.

Negara bagian tetangga Victoria mencatat 12 kasus baru hingga Jumat tengah malam, sementara Australia Selatan melaporkan satu. (Tribunnews.com/TST/Hasanah Samhudi)

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan