Breaking News:

China Vs Amerika

Menolak Jadi Pion Perang Geopolitik AS-China, Negara Kecil Ini Cabut Proyek yang Didanai Beijing

Perdana Menteri Samoa memutuskan untuk membatalkan proyek pelabuhan yang didanai China berkaitan dengan persaingan geopolitik Washington dan Beijing.

china-embassy.org
Presiden China Xi Jinping saat menjabat sebagai Wakil Presiden China, mengadakan pertemuan dengan Wakil Presiden AS Biden, pada 2011 lalu. - Perdana Menteri Samoa memutuskan untuk membatalkan proyek pelabuhan yang didanai China berkaitan dengan persaingan geopolitik Washington dan Beijing. 

TRIBUNNEWS.COM - Perdana Menteri Samoa memutuskan untuk membatalkan proyek pelabuhan yang didanai China berkaitan dengan persaingan geopolitik Washington dan Beijing.

Dilansir Reuters, Perdana Menteri Fiame Naomi Mataafa mengindikasikan hanya akan menyetujui investasi yang bermanfaat bagi negaranya. 

Dia mengaku ragu dengan keuntungan negara Pasifik, termasuk Samoa, jika menjadi pion perang geopolitik antara AS dan China.

PM Mataafa menilai, China mulai tertarik masuk ke wilayah Pasifik setelah AS keluar dari kawasan ini.

"Tampaknya ada minat baru di Pasifik, yang mungkin merupakan hal yang baik, tetapi belum tentu," kata Mataafa pada Rabu (28/7/2021) kepada Reuters.

Baca juga: Miliarder Vokal China Sun Dawu Divonis 18 Tahun Penjara Karena Memprovokasi

Baca juga: Analis Amerika: China Bangun Pangkalan Kedua Bagi Peluncuran Rudal Nuklir

Pantai di Samoa
Pantai di Samoa (Gambar oleh Simon Steinberger dari Pixabay)

Samoa terletak di selatan khatulistiwa, atau pertengahan Hawaii dan Selandia Baru di wilayah Polinesia di kawasan Pasifik Selatan.

Negara berpopulasi sekitar 200.000 ini wilayahnya terdiri dari dua pulau utama, yaitu Upolu dan Savai'i, serta beberapa pulau kecil.

Masyarakat Samoa bergantung pada pertanian subsisten, pariwisata, perikanan, ekspor produk kelapa, dan pengiriman uang asing.

Negara ini belakangan terkena desakan geopolitik eksternal, ketika Washington dan sekutunya bereaksi atas posisi Beijing yang mulai kuat di perairan Pasifik.

Keterlibatan asing dalam infrastruktur vital, seperti pelabuhan dan landasan udara, sangat sensitif di Samoa.

Halaman
123
Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved