Senin, 1 September 2025

Malaysia Memanas

Mahathir dan Anwar Ibrahim Bersatu Pimpin Protes Menuntut Perdana Menteri Muhyiddin Yassin Mundur

Mantan perdana menteri Mahathir Mohammad dan Anwar Ibrahim bersatu pimpin protes menentang penutupan parlemen dan menuntut PM Muhyiddin Yasssin

Editor: hasanah samhudi
AFP
Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad (kanan) dan anggota parlemen oposisi Anwar Ibrahim (kiri) berbicara kepada media saat mereka memprotes penutupan parlemen di Kuala Lumpur pada Senin (2/8/2021). 

Pada akhir 1990-an, selama tugas pertamanya sebagai perdana menteri, Mahathir memecat Anwar dari pemerintahan.

Ia kemudian dipenjara karena kasus sodomi dan penyalahgunaan kekuasaan dalam kasus yang dikritik bermotif politik.

Namun Mahathir dan Anwar Ibrahim mengubur perselisihan di antaranya untuk memimpin aliansi oposisi menuju kemenangan pemilihan bersejarah pada 2018, namun aliansi ini gagal lagi.

Ketegangan politik Malaysia meningkat, di mana Muhyiddin didesak mundur setelah Raja menegur pemerintahannya karena menyesatkan Parlemen dan ratusan orang protes anti-pemerintah yang jarang terjadi pada hari Sabtu lalu.

Muhyiddin mengambil alih kekuasaan tahun lalu, tetapi pemerintahannya berada dalam krisis setelah sekutu menarik dukungan.

Baca juga: Malaysia Lockdown Total: PM Muhyiddin Kucuran Paket Stimulus Ekonomi Senilai Rp138 Triliun

Baca juga: PM Malaysia Muhyiddin Yassin Telah Umumkan Lockdown Total Mulai Juni 2021

Keadaan darurat secara resmi berakhir pada hari Minggu kemarin, meskipun lockdown tetap berlaku. (Tribunnews.com/TST/CNA/Hasanah Samhudi)

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan