Pertama Kali Hakim Jepang Dihentikan Tugasnya Karena Postingannya di Twitter
Pengadilan pemakzulan, dengan hakim anggota yang terdiri dari anggota Diet, memutuskan untuk menangguhkan tugas Hakim Okaguchi pada keputusan yang
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Pengadilan pemakzulan, dengan hakim anggota yang terdiri dari anggota Diet, memutuskan untuk menangguhkan tugas Hakim Okaguchi pada keputusan yang dikeluarkan pada tanggal 29 Juli 2021.
"Ini adalah keputusan pengadilan pertama kali di Jepang yang menghentikan tugas hakim karena tersangka, hakim Pengadilan Tinggi Sendai, Kiichi Okaguchi melakukan postingan di twitter (SNS)," ungkap sumber Tribunnews.com Rabu (11/8/2021).
Undang-undang menetapkan bahwa Pengadilan Pemakzulan dapat menangguhkan tugas hakim terdakwa jika dianggap perlu, dan keputusan ini mencegah Hakim Okaguchi menjalankan tugasnya.
Ada sembilan kasus di mana hakim telah diadili di masa lalu, dan semuanya telah ditangguhkan sampai putusan dikeluarkan, tetapi ini adalah pertama kalinya tugas hakim ditangguhkan karena transmisi SNS.
Hakim Okaguchi dikenal sebagai hakim unik yang aktif menyebarkan informasi di SNS, dan telah diperingatkan oleh Mahkamah Agung dua kali pada tahun 2018 dan tahun lalu atas postingan tentang keluarga yang kasus pembunuhan seorang gadis SMA.
Okaguchi telah didisiplinkan oleh pengadilan Jepang tak dapat lagi menjalankan tugasnya sebagai hakim.
Sementara itu Beasiswa (ke Jepang) dan upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif dengan melalui zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang nantinya. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kiichi-okaguchi-nih4.jpg)