Breaking News:

Virus Corona

Joe Biden Minta Semua Orang Dewasa AS yang Divaksinasi Penuh Dapatkan Booster

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden meminta semua warganya berusia dewasa yang telah menerima vaksinasi penuh, untuk diberikan suntikan dosis tamb

MANDEL NGAN / AFP
Presiden AS Joe Biden menyampaikan pidato peringatan 100 tahun Pembantaian Ras Tulsa di Pusat Kebudayaan Greenwood di Tulsa, Oklahoma, pada 1 Juni 2021. 

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden meminta semua warganya berusia dewasa yang telah menerima vaksinasi penuh, untuk diberikan suntikan dosis tambahan (booster).

Ia mengatakan bahwa dosis ketiga akan memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap virus corona (Covid-19).

Sebelumnya, Biden telah memperoleh peringatan dari pejabat kesehatan negara itu bahwa vaksinasi dua dosis secara perlahan akan kehilangan efektivitasnya.

"Sebelumnya pada hari ini, para ahli medis kami mengumumkan rencana untuk suntikan booster bagi setiap orang dewasa Amerika yang divaksinasi penuh. Ini akan meningkatkan respons kekebalan anda dan meningkatkan perlindungan anda dari Covid-19. Ini cara terbaik untuk melindungi diri kita dari varian baru yang mungkin saja muncul," kata Biden.

Rencananya, setiap orang dewasa akan mendapatkan suntikan booster ini delapan bulan setelah suntikan kedua.

"Sentra vaksinasi akan mulai memberikan dosis ketiga mulai 20 September. Pada tanggal itu, siapapun yang divaksinasi penuh pada atau sebelum 20 Januari akan memenuhi syarat untuk mendapatkan booster," tegas Biden.

Baca juga: Jepang Mulai Siapkan 200 Juta Dosis Vaksin Booster Tahun 2022

Dikutip dari laman Russia Today, Kamis (19/8/2021), sebelumnya pada hari Rabu kemarin, Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) AS mengatakan bahwa tinjauan data menunjukkan bahwa booster diperlukan untuk memaksimalkan efektivitas vaksin.

Karena kekebalan vaksinasi dua dosis mulai berkurang seiring waktu.

"AS telah mengembangkan rencana untuk mulai menawarkan suntikan booster pada musim gugur ini dengan tunduk pada aturan FDA yang melakukan evaluasi independen dan efektivitas dosis ketiga vaksin mRNA Pfizer dan Moderna," kata FDA AS.

Pekan lalu, FDA telah memberikan izinnya untuk suntikan booster bagi mereka yang memiliki gangguan sistem kekebalan (immunocompromised).

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved