Breaking News:

Filateli

Menarik! Bikin Desain Kartu Pos Jepang dari Suara Sendiri di Pameran Internasional PhilaNippon

Salah satu hal paling menarik saat diselenggarakan pameran filateli internasional PhilanNippon di Yokohama yang berakhir kemarin (30/8/2021), adalah

Richard Susilo
Foto diri dan postcard (kartupos) yang dibuat lewat suara kita sendiri 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO -  Salah satu hal paling menarik saat diselenggarakan pameran filateli internasional PhilanNippon di Yokohama yang berakhir kemarin (30/8/2021), adalah pembuatan kartu pos menggunakan suara kita sendiri dan gratis.

"Kita bisa mendesain kartu pos dengan suara kita sendiri," ungkap seorang petugas pos di kedai Japan Post pameran filateli internasional PhilaNippon beberapa waktu lalu kepada Tribunnews.com.

Pertama kali kita menentukan dua jenis kartu pos yang disediakan dalam sistim aplikasi Japan Post yang menyediakan fasilitas tersebut, tambahnya memberikan petunjuk cara menggunakannya. Sebutlah pola A dan Pola B yang berbeda desainnya.

Lalu kita ambil misalnya Pola A. Pada mesin aplikasi kita tekan tombol A pilihan desain dasar kita pada kartu pos tersebut.

"Setelah itu kita bersiap di depan kamera, menyiapkan foto wajah kita, jangan lupa melihat ke kamera di mesin tersebut agar tampak bagus hasilnya. Lalu memencet tombol OK kalau sudah posisi gambar wajah bagus sesuai selera kita."

Setelah itu muncullah fungsi suara pada aplikasi untuk sekitar 10 detik, dan kita bisa bicara atau bersuara apa pun pada mikrofon yang ada.

Berbagai pola desain muncul untuk berbagai suara kita pada mikrofon.

Pola desain itu seperti model cap dengan berbagai jenis desain tergantung kepada suara atau ucapan kita sendiri.

Tambah banyak suara tentu tambah banyak cap desain akan muncul pada gambar desain kartupos tersebut yang kita buat sendiri.

"Oleh karena itu suara kita secukupnya saja. Kalau kebanyakan suara malah desain jadi jelek kepenuhan cap beraneka ragam pada kartu pos desain kita sendiri."

Jadi gambar yang ke luar adalah berupa cap pos yang memiliki desain beraneka ragam termasuk desain orang berlari.

"Menarik sekali pola kerja aplikasi mesin tersebut dan bukan tidak mungkin di masa depan, kita bisa bersuara dan kartu pos akan muncul kata-kata sendiri, tak perlu lagi menulis pada kartu pos, cukup bicara saja," ungkap seorang petugas pos di booth (kedai) Japan Post tersebut (Voice Postcard Workshop Area).

Para kolektor prangko silakan bergabung dengan komunitas pengumpul prangko ke whatsapp group FILATELIS, kirimkan email ke: filateli@jepang.com Subject: Filatelis, dengan nama lengkap alamat tanggal lahir dan nomor whatsapp, gratis.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved