Senin, 1 Juni 2026

Konflik di Afghanistan

Presiden Ashraf Ghani Minta Maaf pada Warga Afghanistan, Sebut Melarikan Diri demi Perdamaian

Mantan Presiden Ashraf Ghani meminta maaf kepada warga Afghanistan karena telah melarikan diri ketika negara itu dikepung Taliban.

Tayang:
Penulis: Rica Agustina
Facebook Ashraf Ghani via The Straits Time
Kemunculan Ashraf Ghani untuk pertama kalinya lewat video di Facebook, Rabu (18/8/2021), setelah ia pergi meninggalkan Afghanistan. Ghani pergi dari Afghanistan di tengah kepanikan rakyatnya usai Taliban menguasai ibu kota Kabul. - Mantan Presiden Ashraf Ghani meminta maaf kepada warga Afghanistan karena telah melarikan diri ketika negara itu dikepung Taliban, Rabu (8/9/2021). 

"Saya tentu tidak tahu tentang itu, dan kami tentu tidak melakukan apapun untuk memfasilitasinya," kata Blinken.

Menanggapi pertanyaan lain, Blinken mengaku tidak mengetahui apakah Ghani telah membawa uang tunai jutaan dolar bersamanya.

"Itu, saya tidak tahu. Yang saya tahu adalah dia meninggalkan negara itu, dan sekali lagi, dalam waktu yang sangat singkat. Pasukan keamanan sebagai sebuah institusi runtuh dan begitu pula pemerintah," jelas Blinken.

Pernyataan Ghani muncul sehari setelah Taliban mengumumkan pemerintahan sementara baru mereka, dengan kelompok garis keras yang mapan di semua pos penting dan tidak ada perempuan, meskipun sebelumnya telah berjanji untuk membentuk pemerintahan yang inklusif.

Secara terpisah pada Rabu (8/9/2021), Presiden Komite Internasional Palang Merah mengimbau organisasi kemanusiaan lainnya untuk kembali ke Afghanistan.

Komite Internasional Palang Merah juga mengimbau Bank Dunia membuka dana untuk mendukung sistem perawatan kesehatan Afghanistan.

Baca juga: PM Baru Afghanistan Janji Keamanan dan Keselamatan Mantan Pejabat Yang Kembali

Baca berita lain seputar Konflik di Afghanistan

(Tribunnews.com/Rica Agustina)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved