Breaking News:

Virus Corona

Dokter Jepang Kecewa Para Kandidat Presiden LDP Tak Ada yang Bicara Kematian Penderita Covid-19

Isu terbesar kandidat hanyalah mengenai dukungan dari rakyat, pemulihan kepercayaan LDP, melindungi kehidupan rakyat dan penurunan populasi.

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Empat kandidat Presiden LDP dari kiri ke kanan: Taro Kono, Kishida, Takaichi dan Noda dalam debat calon di Klub Wartawan Jepang, Sabtu (18/9/2021) selama dua jam. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Direktur Departemen Pengobatan Pernapasan, Utsunomiya City Interpark Dokter Hitoshi Kuramochi kesal debat 4 kandidat Presiden LDP kemarin tak ada yang membicarakan terkait kematian para penderita Covid-19.

"Contoh nyata rendahnya animo terhadap corona pada debat publik pemilihan presiden LDP yang digelar pada 18 September di klub wartawan Jepang," ungkapnya, Minggu (19/9/2021).

Isu terbesar masing-masing kandidat hanyalah mengenai dukungan dari rakyat, pemulihan kepercayaan LDP, melindungi kehidupan rakyat dan penurunan populasi.

"Saat ini, isu terbesar justru adalah penanggulangan corona. Saya terpana dan murung, prihatin sekali, tentang apa yang tidak saya miliki. Apa yang telah Anda lihat selama 20 bulan?" katanya dengan kesal.

Baca juga: 4 Kandidat Bertarung di Pemilihan Presiden LDP Jepang: Taro Kono, Kishida, Takaichi & Seiko Noda

Dia menyebut tidak ada satu pun calon presiden yang mengatakan bahwa setidaknya jumlah kematian pasien corona di rumah akan menjadi nol.

"Apa yang Anda lakukan sebagai menteri yang membidangi vaksin? Beberapa orang meninggal karena corona, tetapi beberapa orang terjebak dalam perekonomian dan berkomitmen sendiri, dan jika negara ini hancur, banyak orang akan meninggal," ujarnya.

Sementara itu beasiswa (ke Jepang), belajar gratis di sekolah bahasa Jepang di Jepang, serta upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved