Breaking News:

Naik Sepeda di Aichi Jepang ''Wajib Berusaha'' Pakai Helm Mulai 1 Oktober Ini

Mulai 1 Oktober 2021 ini semua warga prefektur Aichi "diwajibkan berusaha" menggunakan helm sepeda dan ada sanksinya. Demikian pula  ada sistem subsid

Foto Maidonanews
Seorang pengendara sepeda wanita. Naik sepeda harus pakai helm di prefektur Aichi mulai 1 Oktober 2021. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO -  Mulai 1 Oktober 2021 ini semua warga Prefektur Aichi "diwajibkan berusaha" menggunakan helm sepeda dan ada sanksinya. Demikian pula  ada sistem subsidi untuk pembelian.

"Ah, rambut saya kan akan rusak kalau pakai helm," ungkap Inuyama seorang wanita Nagoya kepada Tribunnews.com Jumat (1/10/2021) yang mengomentari mengenai  harus pakai helm mulai Jumat ini (1/10/2021).

Dari 54 kotamadya di Prefektur Aichi, 48 pemerintah daerah saat ini menerapkan sistem subsidi pembelian helm.

Ada perbedaan tergantung pada kotamadya, tetapi dalam kasus Kota Nagoya, misalnya, setengah dari harga pembelian akan dibayarkan hingga 2000 yen untuk orang tua berusia 65 tahun ke atas, dan juga untuk usia  7 hingga 18 tahun, dan umumnya sekolah dasar hingga pelajar SMA.

Tanda terima apabila diperlukan saat mengajukan subsidi,  juga dapat diperoleh.

Prosedur di kantor lingkungan, mengunduh formulir aplikasi dari Internet dan mengirimkannya bersama dengan tanda terima pembelian helm ke pemda setempat.

Dengan revisi peraturan ini, akan menjadi "wajib" untuk mengambil asuransi kerusakan sepeda, tetapi beberapa asuransi mobil dan asuransi kebakaran memiliki asuransi sepeda sebagai kontrak khusus.

Jika  belum berlangganan, ada asuransi yang dapat  ajukan dari Internet seharga beberapa ratus yen sebulan.

"Pastikan untuk mengambil asuransi sebelum mengendarai sepeda," ungkap sumber Tribunnews.com di pemda Nagoya Jumat (1/10/2021).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved