Breaking News:

Hari Ini Parlemen Jepang Dibubarkan, 19 Oktober 2021 Pemilu Nasional

Kebijakan ekonomi perdana menteri "kapitalisme baru" dan pro serta kontra tindakan terhadap virus corona diperkirakan akan menjadi perdebatan.

Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
PM Jepang Fumio Kishida saat sidang parlemen (majelis tinggi), Selasa (12/10/2021). 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida akan membubarkan DPR (parlemen Jepang), Kamis (14/10/202 hari ini.

Pemerintah akan secara resmi memutuskan jadwal pemilihan DPR dan mengumumkan kepada publik.

Pada tanggal 19 Oktober 2021 akan dimulai pemilu nasional dan penghitungan suara pada tanggal 31 Oktober 2021.

"Hari ini terakhir sidang istimewa parlemen Jepang dan akan dibubarkan untuk menyongsong pemilu nasional," papar sumber Tribunnews.com, Kamis (14/10/2021).

Pada saat kampanye pemilihan, kebijakan ekonomi perdana menteri "kapitalisme baru" dan pro serta kontra tindakan terhadap virus corona diperkirakan akan menjadi perdebatan.

Partai Demokrat Liberal (LDP) dan Partai Komeito akan mengajukan banding atas kemajuan vaksinasi sebagai hasil dari administrasi yang berjalan selama ini.

Partai-partai oposisi seperti Partai Demokrat Konstitusional telah mengkritik sikap perdana menteri sebagai "kelanjutan politik Abe-Suga" dan menyerukan perubahan pemerintahan.

Baca juga: Persiapan Gelombang ke-6 Musim Dingin Jepang, Tokyo Sahkan Anggaran Tambahan 349 Miliar Yen

Pada sidang paripurna DPR sore hari ini, Ketua Tadamori Oshima akan membacakan reskrip pembubaran parlemen dan menyatakan pembubaran.

Dibutuhkan waktu 17 hari dari pembubaran ke penghitungan suara, yang merupakan waktu terpendek setelah Perang Dunia II.

Halaman
12
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved