Breaking News:

Jepang Aktif Bersama ASEAN Lakukan Indo-Pasifik yang Bebas dan Terbuka

Jepang akan dengan giat memajukan upaya untuk mencapai "Indo-Pasifik yang Bebas dan Terbuka (FOIP)" dalam kerjasama dengan ASEAN .

Richard Susilo
PM Jepang Fumio Kishida di kantor PM Jepang menjelang jumpa persnya. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Perdana Menteri Fumio Kishida menyampaikan sambutan pembukaannya dalam forum KTT ASEAN - Jepang kemarin (27/10/2021) dan menyatakan bahwa Jepang akan dengan giat memajukan upaya untuk mencapai "Indo-Pasifik yang Bebas dan Terbuka (FOIP)" dalam kerjasama dengan ASEAN .

"Secara khusus, kami berniat untuk menyambut para pemimpin ASEAN ke Jepang pada 2023, yang menandai Hari Jadi ke-50 Persahabatan dan Kerjasama ASEAN-Jepang, dan mengadakan pertemuan Commemorative Summit untuk mengangkat hubungan ASEAN-Jepang ke babak baru," ungkap PM Jepang Fumio Kishida kemarin (27/10/2021).

Perdana Menteri Kishida kemudian menggambarkan bantuan Jepang kepada ASEAN untuk melawan COVID-19.

Sebagai tindakan pencegahan terhadap COVID-19, Jepang menyediakan lebih dari 16 juta vaksin COVID-19 ke negara-negara ASEAN serta bantuan hibah senilai sekitar 296,3 juta USD yang termasuk "Last One Mile Support" untuk meningkatkan sistem pengiriman rantai dingin.

Sangat mendukung Kerangka Pemulihan Komprehensif ASEAN, Jepang memberi negara-negara ASEAN pinjaman dukungan keuangan hampir tanpa bunga sekitar 1,8 miliar USD untuk berkontribusi pada pemulihan ekonomi mereka.

Jepang mendukung penuh ASEAN Center for Public Health Emergencies and Emerging Diseases (ACPHEED) untuk menjadi inti dari upaya regional untuk melawan penyakit menular. Pelatihan bagi pejabat kesehatan masyarakat di negara-negara ASEAN juga telah dimulai.

Perdana Menteri Kishida kemudian berbicara tentang AOIP sebagai berikut.

 "Jepang secara konsisten mendukung sentralitas dan persatuan ASEAN dan telah memajukan kerja sama konkrit sejalan dengan bidang prioritas kerja sama maritim, konektivitas, SDG dan ekonomi, berdasarkan Pernyataan Bersama ASEAN-Jepang tentang Kerja Sama AOIP yang diadopsi pada KTT ASEAN-Jepang tahun lalu . Jepang mengeluarkan Laporan Kemajuan dari total 73 proyek termasuk 49 proyek kerjasama yang diumumkan pada KTT tahun lalu serta 24 proyek tambahan."

Melihat ke depan pasca-COVID 19, Jepang akan lebih meningkatkan kerja sama di berbagai bidang, yang akan berkontribusi untuk mencapai SDG, termasuk perubahan iklim, energi bersih, perawatan kesehatan seperti cakupan kesehatan universal dan pencegahan bencana. Jepang juga akan bekerja sama dalam transformasi digital, investasi infrastruktur yang berkualitas, dan ketahanan rantai pasokan.

Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved