Breaking News:

Virus Corona

Warga Jepang Pertanyakan Panic Buying di China

Kementerian Perdagangan China merilis pemberitahuan di situs webnya mengenai pasokan sayuran yang stabil dari musim dingin hingga musim semi.

Editor: Dewi Agustina
Official Twitter London Ambulance - North West London/LAS_NorthWest
Ilustrasi: panic buying di Inggris. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Pemerintah China baru-baru ini telah mengeluarkan pemberitahuan yang mendesak rakyatnya untuk menimbun makanan dan barang-barang lainnya(panic buying).

Sebagian warga Jepang mempertanyakan kebijakan pemerintah China mengapa harus menimbun makanan.

Bahkan netizen Jepang menyatakan hal itu sebagai spekulasi, "Bukankah itu persiapan untuk perang dengan Taiwan?"

Media pemerintah China menjelaskan bahwa itu adalah "persiapan untuk blokade kota."

"Situasi politik China dengan negara lain terutama dengan Amerika Serikat (AS) memang sedang tegang. Larinya mungkin menakutkan Jepang agar lapor ke AS agar jangan sembarangan dengan China," papar sorang politisi Jepang kepada Tribunnews.com, Jumat (5/11/2021).

Belum lagi latihan militer China dan Rusia (17-23 Oktober 2021) dengan masing-masing mengerahkan 10 kapal perangnya melintasi bersama-sama mulai Selat Hokkaido sampai ke selat dekat Nagasaki.

Lalu menembakkan peluru kendali dari kapal lautnya ke daerah di wilayah Rusia.

"Secara hukum benar tapi kalau kita lihat etikanya perlu dipertanyakan karena latihan masuk-masuk ke halaman orang lain. Hanya untuk memperlihatkan kehebatannya sendiri," papar pengamat militer Jepang Kohara Bonji, mantan Atase Pertahanan 2003-2006 di Tiongkok, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Komunikasi Pemerintah Menjadi Kunci Hindari Panic Buying Seperti di China

Pada tanggal 1 November 2021, Kementerian Perdagangan China merilis pemberitahuan di situs webnya mengenai pasokan sayuran yang stabil dari musim dingin hingga musim semi.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved