Kamis, 21 Mei 2026

Virus Corona

Jerman Hanya Rekomendasikan Vaksin Pfizer-BioNtech untuk Usia di Bawah 30 Tahun

Jerman hanya merekomendasikan vaksin Covid-19 Pfizer-BioNtech untuk orang berusia di bawah 30 tahun.

Tayang:
Editor: Daryono
AFP/JUSTIN TALLIS
Jerman hanya merekomendasikan vaksin Pfizer-BioNtech untuk orang berusia di bawah 30 tahun. 

TRIBUNNEWS.COM - Komite penasehat vaksin Jerman hanya merekomendasikan vaksin Covid-19 Pfizer-BioNtech untuk orang berusia di bawah 30 tahun, Rabu (10/11/2021).

Itu karena vaksin Pfizer-BioNtech diklaim memiliki risiko terkait jantung yang lebih rendah daripada vaksin Moderna.

Melansir CNA, komite yang dikenal sebagai STIKO merekomendasikan agar wanita hamil juga diberikan vaksin Pfizer-BioNtech.

Rekomendasi tersebut berdasar pada data keamanan baru dari Institut Paul Ehrlich (PEI), otoritas Jerman yang bertanggung jawab atas vaksin, dan data internasional baru.

Baca juga: Menteri Kesehatan: Vaksinasi Covid-19 untuk Anak 6 sampai 11 Tahun Dimulai 2022

Baca juga: Pfizer Telah Ajukan Permohonan Vaksinasi Bagi Anak 5-11 Tahun di Jepang

Jerman adalah negara Uni Eropa terbaru yang merekomendasikan pembatasan penggunaan vaksin Moderna pada orang muda.

Sementara itu, Otoritas kesehatan masyarakat Prancis minggu ini merekomendasikan orang di bawah 30 tahun untuk diberikan vaksin Pfizer jika tersedia sebagai pengganti suntikan Moderna.

Finlandia dan Swedia juga membatasi penggunaan vaksin Moderna.

Moderna pada Selasa (9/11/2021) mengajukan otorisasi Eropa untuk vaksin Covid-19 pada anak-anak berusia 6-11 tahun.

Itu dilakukan beberapa minggu setelah menunda pengajuan serupa dengan regulator AS.

Pada hari Rabu, otoritas kesehatan masyarakat, Robert Koch Institute melaporkan 39.676 kasus Covid-19 baru di Jerman.

Seorang petugas kesehatan angkatan darat menunjukkan botol vaksin Pfizer-BioNTech untuk melawan virus corona Covid-19 di Kolombo pada 7 Juli 2021.
Seorang petugas kesehatan angkatan darat menunjukkan botol vaksin Pfizer-BioNTech untuk melawan virus corona Covid-19 di Kolombo pada 7 Juli 2021. (Ishara S. KODIKARA / AFP)

Jumlah tersebut merupakan rekor untuk hari ketiga secara berturut-turut.

Itu membuat jumlah total kasus virus corona yang dikonfirmasi di Jerman menjadi 4.844.054.

Dengan jumlah total kematian meningkat 236 menjadi 96.963.

Lembaga itu juga melaporkan peningkatan tingkat kejadian tujuh hari virus corona, jumlah orang per 100.000 yang terinfeksi selama seminggu terakhir ke level tertinggi sejak awal pandemi, juga rekor untuk hari ketiga berturut-turut.

Jerman sudah harus merelokasi beberapa pasien dari daerah di rumah sakit yang mengalami kesulitan.

Baca juga: 680.400 Donasi Vaksin Moderna dari Pemerintah Belanda Tiba di Indonesia

Baca juga: Pfizer Minta AS Izinkan Vaksin Booster Covid-19 untuk Usia 18 Tahun ke Atas

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved